Kategori
Pets

Hal yang Wajib Dilakukan Agar Kelinci Peliharaan Tetap Sehat

Hal yang Wajib Dilakukan Agar Kelinci Peliharaan Tetap Sehat

Hal yang Wajib Dilakukan Agar Kelinci Peliharaan Tetap Sehat – Selain kucing dan anjing, kelinci adalah hewan peliharaan yang tak kalah populer dan lucu. wajahnya yang imut, bulunya yang halus dan telinganya yang panjang senantiasa akan membuat kita gemas. Namun, memelihara kelinci ternyata gampang-gampang susah, lho!

Kalau cara pelihara kita salah, kelinci akan gampang jatuh sakit dan mati. Inilah hal yang harus kamu lakukan jika ingin kelinci peliharaanmu tetap sehat!

1. Sayuran segar lebih baik daripada pelet (pakan ternak)

Jika tidak ingin ribet, kita bisa memberikan kelinci makanan berupa pelet, pakan ternak yang biasanya berwujud kering. Namun, disarankan untuk memberi sayuran segar dibanding pelet. Menurut laman helpucover.co.uk, nutrisi dalam pelet tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi harian kelinci.

Kita disarankan untuk memberi rumput atau jerami sebagai makanan pokok. Bisa juga memberikan sayuran hijau seperti brokoli, kubis, bayam hingga seledri. Sementara, wortel dan buah hanya boleh diberikan sebagai selingan dan dalam jumlah kecil.

2. Sesekali lepaskan kelinci dari kandangnya 

Karena takut hilang, tertabrak atau dimakan kucing, biasanya kita akan menempatkan kelinci dalam kandang setiap saat. Namun, kita sesekali perlu mengeluarkan kelinci dari kandangnya. Ini agar kelinci bisa bebas bergerak atau berlarian, walau hanya beberapa saat.

Ketika kelinci tidak mendapatkan aktivitas fisik yang cukup, kelinci akan rentan terserang penyakit. Seperti GI statis, kondisi di mana sistem pencernaan melambat atau berhenti total. Kurang aktivitas juga bisa membuat kelinci menjadi kelebihan berat badan dan memicu penyakit saluran kemih. Daripada sakit-sakitan, lebih baik keluarkan dari kandang setidaknya 1-2 kali dalam sehari.

#Harus sering di cek keadaan kelinci peliharaanmu

3. Cek apakah ada tanda-tanda bahwa kelinci sedang sakit 

Seringkali, kita abai dengan kondisi kesehatan hewan peliharaan. Kita menganggap bahwa kelinci sudah cukup dengan diberi makan, minum dan tempat tinggal. Padahal, bisa jadi, kelinci kesayanganmu sedang sakit, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda sama sekali.

Dalam banyak kasus, kelinci tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sedang sakit. Sebagai pemilik, kita harus aktif mencari tahu sendiri. Caranya adalah dengan memeriksa bagian bulu atau kulit di bagian bawah dan ekor, setidaknya 1-2 kali dalam sehari. Periksa apakah ada luka dan apakah urin berubah warna atau kotorannya macet.

#Kelinci hewan yang sensitif

4. Jangan biarkan kelincimu sendirian 

Tidak disarankan memelihara satu kelinci saja. Lebih baik, pelihara kelinci sepasang untuk membuatnya tidak sendirian. Ini karena kelinci adalah hewan sosial yang bergantung pada satu sama lain untuk bertahan hidup. Di habitat aslinya, kelinci pun tinggal secara berkelompok dalam lubang di tanah.

Karena kelinci adalah mangsa bagi predator, ini membuat kelinci senantiasa waspada setiap saat. Jika ada kelinci lain, maka mereka akan membagi tanggung jawab untuk saling waspada dan menjaga. Selain itu, dengan adanya kelinci lain, akan membuat kelinci peliharaan kita merasa lebih aman dan tenang.

5. Waspada terhadap cuaca, terlebih di musim hujan

Jangan menaruh kandang di teras atau luar rumah ketika hujan turun. Ini akan membuat kelinci kedinginan dan mudah sakit. Lebih baik, masukkan kandang kelinci ke dalam rumah saat hujan turun untuk melindunginya dari hawa dingin.

Jangan lupa melapisi kandang kelinci dengan kain untuk membuatnya tetap hangat. perubahan suhu yang drastis akan berakibat fatal pada kelinci peliharaanmu. Selain itu, jangan lupa untuk senantiasa menjaga kebersihan kandang kelinci, ya!