Kategori
Pets

Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Bikin Kucing Hidup Sejahtera

Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Bikin Kucing Hidup Sejahtera

Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Bikin Kucing Hidup Sejahtera – Kucing disebut juga kucing domestik atau kucing rumah adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kata “kucing” biasanya merujuk kepada “kucing” yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada “kucing besar” seperti singa dan harimau.

Kucing adalah hewan yang mudah berkembang biak. Akibatnya, ini akan merepotkan pemilik kucing karena harus mengeluarkan biaya dan energi lebih untuk mengurus anak-anak kucing, belum lagi masalah yang mungkin disebabkan saat kucing memasuki musim kawin.

Satu solusi paling efektif untuk masalah ini adalah sterilisasi kucing. Sterilisasi kucing adalah pengambilan organ reproduksi dengan jalan operasi untuk mencegah hewan ini berkembang biak. Selain mencegah kucing berkembang biak, sterilisasi juga menawarkan Daftar ID Club388 banyak manfaat lain, baik bagi kucing maupun manusia.

1. Mencegah penyakit
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Memandulkan kucing betina sebelum memasuki siklus estrus pertamanya sangat membantu mengurangi risiko kanker serviks dan menghilangkan risiko kucing terkena kanker ovarium. Sebab, pengangkatan indung telur mengurangi kadar hormon yang mendorong pertumbuhan tumor kanker. Pemandulan juga mengurangi risiko kucing terkena kanker payudara. Untuk kucing jantan, sterilisasi akan meminimalkan atau menghilangkan risiko kucing terkena kanker prostat dan kanker testis.

Selain itu, ada juga penyakit lain yang diakibatkan oleh perilaku alami kucing saat kawin, seperti leukemia kucing dan AIDS kucing. Dengan mengurangi keinginan kucing untuk memperebutkan pasangan dan wilayah artinya kamu juga mengurangi kemungkinan kucing tertular penyakit dari kucing lain. Akhirnya, ini meningkatkan kesempatan kucing untuk hidup lebih lama.

2. Lingkungan rumah jadi lebih bersih
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Kucing jantan akan dengan sengaja menyebarkan urine mereka pada permukaan vertikal untuk menandai wilayah mereka. Selain sebagai penanda wilayahnya, ini juga memberi tahu betina bahwa kucing jantan menunggu kesempatan untuk kawin. Ini tentu saja membuat lingkungan rumah menjadi bau. Karenanya, mensterilkan kucing akan mengurangi atau menghilangkan keinginan kucing untuk spraying.

Kucing betina juga mengeluarkan cairan tubuh saat ingin kawin. Cairan ini juga mengandung aroma untuk mengingatkan kucing jantan bahwa ada betina subur di dekatnya. Dengan memandulkan kucing betina, kamu akan menghilangkan masalah yang sama.

3. Membantu mengurangi kelebihan populasi kucing di jalan
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Overpopulasi kucing merupakan masalah yang harus dihadapi sebagian besar negara. Karenanya, banyak negara yang terpaksa memusnahkan sebagian kucing liar atau setidaknya mengabaikan penderitaan kucing di jalan.

Manusia mungkin tidak bisa menampung atau memberi makan semua kucing liar tersebut. Namun, manusia bisa membantu menghentikan penambahan jumlah mereka lewat sterilisasi. Dengan demikian, kucing yang hidup di jalan tidak perlu kesusahan mencari tempat untuk melahirkan, mencari makanan ekstra untuk anak-anaknya, atau berebut makanan dengan banyak kucing liar lainnya.

4. Membuat kucing jadi berperilaku lebih baik
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Mensterilkan kucing membuatnya menjadi hewan peliharaan yang lebih baik. Sebab, dengan mensterilkan kucing, ini akan mengurangi keinginannya untuk kabur mencari pasangan, berkelahi dengan kucing lain, spraying, berisik saat kawin, dan mengurangi risiko tertular penyakit atau terluka saat berkeliaran di jalan.

Dengan mensterilkan kucing, ini akan mengurangi insting agresif mereka dan tentunya menguntungkan kamu sebagai pemilik kucing.

5. Bermanfaat bagi komunitas
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Manfaat sterilisasi tidak hanya dirasakan oleh kucing maupun pemilik, tapi juga komunitas. Banyaknya populasi kucing yang tidak diinginkan menjadi perhatian yang sangat nyata di banyak tempat. Hewan liar dapat dengan mudah menjadi gangguan publik, mengotori taman dan jalan, merusak tanaman, menimbulkan kebisingan dan gangguan lainnya, bahkan membunuh ternak atau hewan peliharaan lainnya.

Dengan mensterilisasi kucing peliharaan maupun kucing liar, ini akan mencegah orang membuang kucing-kucingnya karena terus berkembang biak, mengendalikan jumlah kucing yang hidup di jalanan, dan meminimalkan masalah yang disebabkan oleh keberadaan mereka. Tentu saja, ini akan bermanfaat bagi komunitas karena meminimalkan gangguan di lingkungan.

Banyak sekali kan manfaat yang didapat dari sterilisasi kucing. Jadi, segera bawa kucingmu ke klinik supaya dokter bisa merekomendasikan usia optimal di mana ia harus disterilisasi. Selain kucing peliharaan, jauh lebih baik jika kamu juga mensterilkan kucing liar di sekitar rumahmu.

Kategori
Pets

Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula – Sugar Glider (Wupih sirsik )adalah sejenis hewan posum meluncur kecil, yang memiliki perilaku omnivora, arboreal, dan nokturnal serta termasuk dalam infrakelas Marsupialia. Nama umum bahasa Inggrisnya mengacu pada pilihan hewan ini untuk memakan nektar manis, dan kemampuannya untuk meluncur di udara, seperti bajing terbang.

Selain kucing dan anjing, ada beberapa hewan eksotik yang sering dijadikan sebagai binatang peliharaan. Salah satunya adalah sugar glider. Hewan yang masuk jenis posum ini memiliki ukuran yang kecil dengan penampilan yang lucu dan menggemaskan. Tak heran bila banyak yang tertarik menjadikan hewan kecil ini sebagai binatang peliharaan.

Namun, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk memelihara sugar glider. Salah satunya adalah memahami beberapa tips Aplikasi IDNPlay Poker atau cara merawat sugar glider yang benar. Berikut beberapa di antaranya.

1. Mengenal dan memahami karakteristik sugar glider
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Step satu ini menjadi langkah penting bagi kamu yang berniat untuk memelihara sugar glider. Pengetahuan yang cukup soal sugar glider akan membuatmu mudah dalam memelihara serta membesarkan hewan mungil ini.

Kamu bisa mencari beragam informasi seputar sugar glider di internet, mulai dari perawatan rutin, makanan, perilaku, dan kebutuhan apa saja yang diperlukan. Step ini juga bisa menjadi satu pertimbangan apakah kamu memang mampu merawat sugar glider atau tidak.

2. Siapkan kandang yang tepat dan nyaman
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Sugar glider tentu membutuhkan tempat tinggal yang nyaman. Belilah atau buat sendiri kandang sugar glider dengan ukuran yang sesuai dan tidak terlalu kecil. Pilih kandang yang terbuat dari jeruji dengan ukuran yang cukup tinggi agar sugar glider leluasa memanjat dan meluncur di udara.

Pastikan juga kandang selalu bersih. Hindari menaruh kandang sugar glider di tempat yang terpapar sinar matahari atau berdekatan dengan kandang hewan peliharaan lain seperti anjing atau kucing untuk mencegah mereka menjadi stress.

3. Rutin periksakan sugar glider ke dokter hewan
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Sama seperti hewan peliharaan lain, sugar glider juga berpotensi untuk sakit. Penyakit yang bisa diidap hewan kecil ini juga beragam, seperti stress, kekurangan kalsium, gangguan pencernaan, obesitas, hingga terkena parasit seperti kutu.

Untuk itulah penting untuk memeriksakan kondisi sugar glider ke dokter spesialis hewan. Akan jauh lebih baik lagi bila dokter yang kamu datangi memang spesialisasi dan ahli menangani hewan eksotis seperti sugar glider.

4. Pilih makanan yang tepat agar sugar glider tetap sehat
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Pemilihan makanan untuk sugar glider tidak boleh sembarangan. Sebagai hewan omnivora, sugar glider memang bisa makan apa saja. Namun, perlu diingat untuk tetap menjaga nutrisi makanan agar peliharaanmu tetap sehat. Di alam bebas, hewan ini memakan getah pohon, nektar, buah-buahan, dan serangga.

Sebaiknya hindari memberi makan sugar glider menggunakan makanan anjing atau kucing karena perbedaan nutrisi yang tidak diperuntukkan untuk hewan ini. Jangan pula memberikan sugar glider gula, permen, atau cokelat karena berbahaya bagi kesehatannya. Terakhir, sediakan pula air sebagai sumber mineral agar sugar glider tidak dehidrasi.

5. Berkonsultasi dengan pemilik sugar glider lainnya
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Cobalah untuk bergabung pada komunitas pecinta sugar glider. Bersosialisasi dengan sesama penyuka hewan ini bisa membuatmu lebih mudah untuk meminta saran, pendapat, atau pertanyaan mengenai sugar glider. Mereka yang sudah berpengalaman pasti bisa membantu saat kamu memiliki masalah selama memelihara sugar glider.

Kategori
Pets

Inilah Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Inilah Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Inilah Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet – Monyet adalah istilah untuk semua anggota primata yang bukan prosimia atau kera, baik yang tinggal di Dunia Lama maupun Dunia Baru. Hingga saat ini dikenal 264 jenis monyet yang hidup di dunia. Tidak seperti kera, monyet biasanya berekor dan berukuran lebih kecil.

Baru-baru ini, jagat maya sedang dihebohkan dengan video TikTok @nhdazhr yang sedang viral. Di video ini, pemilik akun yang bernama Nahda Azahra menunjukkan ibunya yang membeli seekor anak monyet dengan sistem COD.

Video ini pun langsung menuai pro-kontra. Tak sedikit yang merasa gemas dengan anak monyet yang baru dibeli, tapi banyak pula yang menyayangkan karena dianggap mendukung perburuan liar. Mengapa sebaiknya kita Daftar ID Club388 tidak menjadikan monyet atau primata lain sebagai peliharaan?

1. Anak monyet di pisahkan secara paksa dari orangtuanya
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Menurut penjelasan dari Primate Rescue Center, anak monyet diambil dari ibunya saat masih bayi (pada usia beberapa hari) untuk dijual sebagai hewan peliharaan. Pemisahan paksa ini sangat traumatis bagi anak monyet dan ibunya. Tak jarang, orangtua monyet dibunuh demi mendapatkan anaknya!

Indukan macaca tidak akan meninggalkan bayinya dalam keadaan apa pun, sehingga pemburu tidak mungkin bisa menculik bayinya diam-diam. Satu-satunya cara untuk memisahkan bayi macaca adalah dengan membunuh indukannya. Macaca jantan dewasa akan maju terlebih dahulu. Setelah macaca jantan dibunuh, induk betina akan menyerang balik. Saat itulah pemburu akan membunuh induk betina,” seperti yang dijelaskan oleh Rakyan W Tanjung.

Kalau induk betina tidak dibunuh, pemisahan dengan bayinya akan menimbulkan efek traumatis. Ia kemungkinan akan mengalami pemisahan yang sama setelah memiliki anak lagi.

2. Monyet akan tumbuh dewasa sebagai hewan yang agresif dan berbahaya
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Bayi monyet memiliki paras menggemaskan dan tatapan mata yang polos. Namun, begitu mencapai usia pubertas (sekitar umur 3 tahun), sikap mereka akan berubah drastis.

Dilansir laman Primate Rescue Center, monyet dewasa umumnya agresif, tidak bisa diprediksi, tidak bisa dikendalikan, dan berbahaya. Mereka sering menggigit dan mencakar, bahkan kepada pengasuh yang merawat mereka dari kecil.

Monyet bisa hidup hingga usia 20-40 tahun, hanya sedikit pemilik yang sanggup berkomitmen memelihara dalam waktu selama ini. Tak heran, sering dijumpai monyet yang dirantai, diikat, atau ditelantarkan dalam kandang begitu saja.

3. Gigitan atau cakarannya menimbulkan penyakit dan infeksi serius
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Apa yang terjadi jika gigi taring setajam itu menembus kulitmu? Gigitan monyet menimbulkan infeksi luka serius, bahkan menularkan virus herpes B dan rabies. Luka gigitan atau cakaran monyet harus segera dibersihkan dengan air dan sabun.

Dikutip laman King County, sebagian besar kera macaque membawa virus herpes B. Virus ini memiliki tingkat kematian 70 persen pada kasus yang tidak diobati dan berpotensi menyebabkan cacat seumur hidup.

Jika gigitan, cakaran, atau cairan tubuh monyet masuk ke selaput terbuka (seperti mata) maka harus segera dibilas. Untuk mencegah virus herpes B, dokter mungkin akan memberikan obat antiviral.

4. Primata adalah hewan sosial dan perlu bersama kawanannya
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Sama seperti manusia, primata adalah hewan sosial. Mereka perlu bersama kawanannya agar dapat berkembang normal, baik secara psikologis dan emosional. Sebaik apa pun perawatan manusia, tidak akan bisa menggantikan ibu monyet.

Laman Britannica menjelaskan satu kawanan monyet terdiri dari jantan tunggal (alpha male) dengan beberapa betina dan anak-anaknya, seperti pada lutung, mandril, babun hamadryas, dan guenon. Biasanya, betina tetap berada di kelompok tempat mereka dilahirkan, tetapi jantan bisa bergabung dengan kelompok lain saat dewasa.

Saat berada dalam kawanan, induk monyet bisa saling menjaga anak-anaknya, saling memperingatkan potensi risiko dan predator, dan mencari makanan bersama. Jika dipisahkan dari kawanannya, kemampuan sosial monyet akan hilang dan menyulitkan mereka jika suatu saat dilepaskan ke alam bebas.

Jika anda mencoba menjadikannya sebagai hewan peliharaan, anda menciptakan hewan yang mengalami gangguan mental pada 99,9 persen kasus. Hewan itu tidak akan pernah bisa cocok dengan hewan lain. Mereka tidak pernah belajar bagaimana (cara) bergaul dengan monyet lain. Dan berakhir dengan banyak perilaku yang merusak diri sendiri,” tegas Kevin Wright, dokter hewan dari Phoenix Zoo, Arizona, mengungkapkan pada National Geographic.

5. Membeli monyet berarti mendukung perburuan liar
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Membeli monyet karena kasihan tidak akan menyelesaikan masalah. Justru, semakin masif perburuan yang dilakukan untuk mendapatkannya, Primate Rescue Center menegaskan.

Jika satu kandang telah kosong karena monyet dibeli oleh seseorang, maka kandang itu akan segera diisi oleh monyet-monyet baru. Lingkaran setan ini akan terus berlanjut dan pemburu terus membunuh monyet dewasa agar anaknya bisa dijual.

Bisa dibayangkan, jika siklus ini terus berlanjut selama puluhan tahun? Mungkin, kita tidak bisa lagi menemukan monyet atau primata lain di habitat aslinya. Jalan keluarnya adalah tidak membeli monyet dan melaporkan adanya perdagangan satwa ilegal ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

6. Monyet mungkin patuh pada satu orang, tetapi agresif pada orang lain
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Umumnya, primata akan terikat dengan satu orang yang mereka anggap berkuasa, seperti pengasuh yang merawatnya sedari kecil. Problemnya, mereka akan menganggap orang lain sebagai musuh atau ancaman. Mereka mungkin akan menyerang orang lain dengan gigitan atau cakaran.

Ini berarti, pengasuh bertanggung jawab untuk merawat setiap saat dan mungkin mengurangi waktunya untuk bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu, monyet tidak bisa serta-merta dipindahtangankan karena mereka merasa terikat dengan pengasuhnya.

7. Keberadaan monyet akan membuat rumah menjadi bau
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Jika kamu masih keras kepala dan tetap ingin memelihara monyet, maka bersiap-siaplah rumahmu akan menjadi bau. Melansir Primate Rescue Center, perilaku khas monyet di rumah manusia adalah membuang feses dan air seni sembarangan.

Berpikir bahwa memakaikan popok adalah jalan keluarnya? Belum tentu, karena popok bisa menyebabkan luka dan ruam menyakitkan pada monyet. Selain itu, keberadaan popok membatasi otot ekor untuk berkembang secara normal.

Kategori
Pets

Cara Mudah Merawat Murai Batu Supaya Cepat Gacor

Cara Mudah Merawat Murai Batu Supaya Cepat Gacor

Murai Batu (stone magpie bird) — Steemit

Cara Mudah Merawat Murai Batu Agar Cepat Gacor – burung murai batu merupakan salah satu jenis burung kicauan yang memiliki banyak peminatnya, terutama di Indonesia itu sendiri.

Suara yang unik dan indah tentunya menjadi hal yang pling banyak orang inginkan, karena salah satu hal yang paling banyak orang pelihara burung inginkan adalah memiliki kicauan yang indah, meskipun ada beberapa orang yang memelihara burung murai batu karena kelucuan burung tersebut  dan mungkin pembaca sekalian salah satuya ? , namun bagaimanapun rasanya tidak komplit, kalau burung murai batu tidak memiliki suara yang indah dan rajin berbunyi.

Perihal dalam mengurus burung murai batu, tentunya bagi seseorang yang telah memelihara sudah tau bangaimana cara merawat murai batu

Ya, hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi pada sekitar kita, dan mungkin temen-temen sekalian pernah mengalaminya ?

Namun tenang, sebentar lagi dengan membaca artikel di bawah ini, anda akan mengetahui tentang cara membuat burung murai batu menjadi rajin gacor.

  • Jaga kesehatan Burung Murai batu

Kesehatan merupakan hal penting untuk di pertimbangkan, karena ketika burung peliharaan memiliki fisik yang sehat, maka dapat membuatnya mejadi lebih aktif, terutama rajin untuk berbunyi. Maka dari itu diperlukan memerhatikan kesehatannya.

  • Jaga kebersihan kandang

Kandang merupakan rumah bagi murai batu, namun apa jadinya jika rumah murai batu tersebut kotor, dan tentunya dapat membuat berbagai macam penyakit datang. Maka rajin-rajinlah dalam membersihkan kandang yang kotor yang disebabkan oleh menumpuknya kotoran dan sisa makanan yang jatuh dan membusuk.

Jangan pernah nyepelekan hal ini, karena seperti yang telah disampaikan di atas, bahwa kesehatan memiliki peranan agar burung muria batu rajin untuk berbunyi.

  • Memandikan Murai Batu

Murai batu membutuhkakn mandi setiap harinya layaknya manusias. Karena dengan memandikannya secaar rutin dapat membantu burung menjadi lebih segar dan Fresh setelah dimandikan. Dan yang paling penting adalah, dengan memandikannya dapat membuat sbulu burung menjadi bebas dari bakteri dan kotorean yang dapat menyebabkan badannya menjadi sakit.

Lakukan setiap hari pada pagi hari untuk memandikannyas pada pukul 7 hingga 10 pagi.

Setelah dimandikan pada pagi hari , maka lanjutkan dengan cara menjemurnya hingga 1 sampai 2 jam untuk mendapatkan matahari pagi. Karena matahari di pagi hari sangat baik untuk kesehatan tubuh murai batu itu sendiri.

  • Melatih Vocal Murai Batu 

Untuk meningkatkan kicauan murai batu, maka bisa dengan cara melatihnya setiap hari dengan mendengarkan suara burung masteran dari burung sejenisnyas. Atau bisa juga dengan menggunakan suara audio yang bisa di download di internet.

Nah, demikianlah tentang tips cara merawat murai batu agar cepat gacor yang bisa dicoba sekarang juga dengan cara yang mudah untuk dilakukakn bagi seorang pemula sekalipun.