Kategori
Pets

Hewan Cantik Berubah Warna Saat Musim Salju  

Memesona! Hewan Cantik Ini Berubah Warna Saat Musim Salju

Hewan Cantik Berubah Warna Saat Musim Salju – Bagi negara yang memiliki 4 musim dalam satu tahun, musim dingin akan tiba pada bulan Desember. Hal ini membuat beberapa hewan di daerah utara atau kutub utara biasanya bulu mereka berubah menjadi putih. Hewan punya banyak cara untuk bertahan hidup dari ancaman predator, salah satunya mengubah warna bulu.

Selain menjadi tampil cantik, perubahan warna bulu ini memungkinkan mereka untuk membaur dengan lingkungan sekitar, jadi bisa lolos dari sorot tajam predator. Perubahan warna ini kerap mengikuti musim. Beberapa hewan memiliki apa yang dinamakan snow camouflage atau kamuflase salju. Bulu mereka akan berubah putih cantik menyerupai salju.

Selain untuk kamuflase, bulu berwarna putih diduga juga membuat mereka makin hangat, lho. Dilansir laman Britannica, di bawah ini ada Daftar Poker hewan yang berubah warna saat musim salju menjelang. Simak deh!

Cerpelai

Ada tiga spesies cerpelai nih yang berubah menjadi seputih salju saat sedang dingin-dinginnya: least weasel, cerpelai ekor panjang, dan cerpelai ekor pendek atau yang juga disebut stoat. Selain kecil imut, bulu putih cerpelai juga sangat mepesona.

Spesies cerpelai ekor pendek atau stoat punya sebutan khusus saat mereka memakai “jubah” musim dinginnya, yakni ermine. Saking memesonanya, bulu putih ermine kerap digunakan oleh kalangan elite kerajaan sebagai jubah kebesaran, tutur National Geographic.

Lemming

Lemming adalah hewan pengerat satu-satunya yang mengalami perubahan warna saat musim salju nih, lebih tepatnya subspesies collared lemming. Hewan imut ini mulanya berwarna kecokelatan atau abu-abu di musim-musim hangat dan berubah putih saat musim salju tiba.

Menurut Britannica, selain perubahan warna bulu, lemming juga menumbuhkan cakar spesial edisi musim dingin, lho. Mereka gak melakukan hibernasi. Jadi, cakar ini digunakan untuk menggali tanah yang dingin untuk membangun sarang dan mencari akar tanaman dari bawah tanah.

Hamster siberia

Hamster siberia atau juga dikenal sebagai Djungarian hamsterwinter white dwarf hamster, dan hamster kerdil putih Rusia ini merupakan hewan selanjutnya yang berubah warna saat musim dingin.

Hewan ini banyak dipelihara di Eropa dan Amerika Utara, lho. Sayangnya, menurut Animalia, perubahan warna ini gak banyak terjadi pada hamster siberia yang jadi peliharaan. Hal ini kemungkinan dikarenakan mereka gak dapat pencahayaan alami dari alam. Apa kamu tertarik untuk pelihara?

Terwelu

Beberapa spesies terwelu, seperti terwelu arktik, terwelu gunung, dan terwelu kaki putih (snowshoe hare), akan berubah warna saat memasuki musim salju. Warna asli mereka yang kecokelatan akan berubah putih atau keabu-abuan.

Perubahan warna yang dialami terwelu dan hewan lainnya distimulasi oleh sedikitnya cahaya saat musim salju ketimbang temperatur, lho. Britannica menjelaskan kalau otak mereka akan menerima informasi minimnya cahaya dari retina. Baru setelah itu, otak akan menstimulasi perubahan warna bulu menjadi keputih-putihan.

Peary caribou

Peary caribou merupakan salah satu subspesies karibu yang gak banyak dikenal. Mereka tinggal jauh di kepulauan Arktik Kanada. Karena tempat tinggalnya yang bersuhu dingin, mamalia satu ini sudah punya warna bulu agak keputih-putihan. Hanya saja, punggungnya berwarna gelap kecokelatan. Beludru yang menutupi tanduk besarnya pun berwarna keabu-abuan, tutur NWT Species at Risk. Baru saat musim dingin menjelang, warna bulunya akan berubah jadi seputih salju.

Ptarmigan

Ptarmigan merupakan genus burung kecil yang terdiri dari tiga spesies. Warna asli mereka kecokelatan dan berubah putih saat musim salju tiba. Uniknya, bulu mereka akan menjadi semacam loreng-loreng atau bebercak saat musim semi dan gugur. Saat musim semi, salju masih belum leleh seutuhnya, sementara saat musim gugur salju mulai muncul di sekitar.

Selain bagian tubuh, kaki dan lubang hidung mereka juga diseliputi bulu. Menurut Animals Network, bulu pada kaki akan melindungi dari frostbite. Sementara, bulu pada lubang hidung akan menghangatkan udara sebelum masuk ke paru-paru mereka.

Rubah arktik

Menjelang musim salju, sebagian besar rubah arktik akan menumbuhkan bulu berwarna putih seperti yang banyak kita tahu, sementara sebagian kecil lainnya menjadi biru.

Menurut A-Z Animals, rubah arktik yang berubah warna menjadi biru gelap keabu-abuan ini biasanya tinggal di daerah pesisir. Bulu mereka saat musim panas pun cenderung berwarna keabu-abuan, berbeda dengan yang tidak tinggal di pesisir karena berwarna kecokelatan. Hal ini membuat mereka mudah membaur dengan lingkungan sekitar sesuai habitatnya masing-masing.

Nah, mana nih yang jadi favoritmu? Di balik warna cantiknya yang menarik dipandang, ada fungsi penting yang menjadi kunci keselamatan mereka di alam liar.