Categories
Pets

Tips merawat hewan mungil nan kecil yang dapat terbang

Merawat hewan kecil yang imut

Tips merawat hewan mungil nan kecil yang dapat terbang – Cara merawat sugar glider harus benar-benar diperhatikan agar tidak mudah sakit dan cepat mati. Sugar glider itu sendiri merupakan hewan kecil yang suka sekali dengan makanan manis.

Selain itu, si mungil yang satu ini juga suka pindah ke tempat lain dengan cara meluncur atau terbang ke tempat lain. Oleh sebab itu dinamakan sugar glider, dalam bahasa latin disebut Petaurus Breviceps.

Tapi sob, sebenarnya resiko di atas bisa ditangani dengan mudah asalkan kalian tahu tipsnya. Nah berikut tips terbaik dalam merawat sugar glider agar tidak bau, menggigit dan mencakar.

Mengenal Ciri-ciri Sugar Glider

Sugar glider merupakan salah satu jenis marsupial yang cukup unik dan sugar glider yang dimiliki betina

  • Sugar glider yang berkelamin betina memiliki kantong perut seperti hewan kanguru
  • Secara umum, sugar glider memiliki bulu berwarna abu-abu, dadanya berwarna krim dan bulu di sepanjang tulang belakangnya berbentuk garis hitam
  • Sugar glider itu sendiri juga memiliki ekor yang lumayan lebih panjang untuk menyeimbangkan yang dibutuhkan sedang meluncur agar tidak jatuh
  • Sugar glider merupakan hewan yang suka makanan manis dan mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cara meluncur

Cara Merawat Sugar Glider

Menyediakan Kandang yang Nyaman Untuknya

Perawatan sugar glider yang harus pertama kali kalian perhatikan adalah masalah kandang sugar glider. Belilah kandang sugar glider yang luas dan cukup untuk bergerak, di dalamnya sudah disediakan tempat air minum yang bersih, lebih baik lagi jika kalian menggunakan dot hamster, hal itu untuk menjaga kebersihan kandang dan tidak basah kemana-mana. Kenalkan dot sebagai air minum dengan cara menempelkan atau menyodorkan ujung dot kepada sugar glider.

Gunakan Baki Besar sebagai Alas Kandang

Anda bisa menggunakan baki besar sebagai alas di tempat penyimpanan kotoran dan menyimpan makanan sehinga mudah dibersihkan.

Jangan menggunakan alas yang dibuat dari kayu, bantalan anjing atau beberapa jenis minyak karena dapat membantu bernapas sugar glider. Pastikan tidak mengandung bahan yang diganti, pasir atau koran bekas dan diganti satu minggu lagi.

Memberi Makanan dengan Baik

Cara merawat sugar glider yang baik dan benar yang selanjutnya yaitu dalam hal makanan dan cara memberi makan sugar glider. Dalam pemberian makanan SG yang paling penting diperhatikan adalah nutrisinya. Sugar Glider salah satu binatang omnivora, artinya dia bisa makan jenis-jenis makanan apa saja, tetapi juga tidak seperti manusia.

Di alam liar dan bebas sugar glider memakan getah pohon, nectar, buah-buahan, serangga seperti jangkrik dan ulat hongkong. Tapi kalau kita tidak bisa menyediakan makanan yang sama persis, kita bisa memberinya makanan bayi (bubur susu), madu, yogurt, sayuran dan buah-buahan seperti apel, wortel, ubi, pisang dll. Boleh juga telur rebus, keju, dog/cat food. Khusus untuk pelet cat food, pilihlah yg high protein, minimal 30% ke atas pilih yg bahan dasar ayam & magnesiumnya rendah jangan lebih dari 0,01% sebab merusak ginjal. Sugar glider butuh makanan yg high protein, high kalsium, low phospor, low fat, etc.

Hindari beberapa makanan ini : susu, bawang-bawangan, buah yang terlalu kecut. Jika anda ragu sebaiknya jangan diberikan kepada sugar glider

Sediakan Kantong, Tangkai dan Mainan

Sugar glider adalah hewan malam atau nokturnal yang membutuhkan tidur di pohon saat berada di alam pembohong. Agar mudah habitat asli dan nyaman, Anda dapat menyediakan kantong dari wol atau rumah burung dari kayu yang aman.

Cara merawat sugar glider yang benar adalah dengan memilih kayu yang aman seperti jenis eucalyptus, manzanita atau kayu pohon apel.

Selain itu, sugar glider juga merupakan hewan yang cerdik atau pintar sehingga perlu diberi stimulasi agar tidak stres atau depresi. Kondisi stres yang dapat mengatasi masalah kesehatan yang harus dihindari.

Oleh karena itu, Anda dapat menambahkan tangkai atau mainan untuk stimulasi otak dan fisiknya. Beberapa juga menggunakan permainan roda putar sehingga mereka akan tumbuh sehat dan aktif.

Categories
Pets

Racuni Anjing Peliharaan Warga untuk Dijual

Racuni Anjing Peliharaan Warga untuk Dijual, – Sepasang suami-istri di Vietnam dituduh meracuni puluhan anjing dan kucing peliharaan untuk kemudian dijual dan disantap.

Pemerintah lokal telah membeli hewan dan menjual curian ke toko-toko makanan dan juga pasar.

Penduduk di beberapa wilayah di Vietnam gemar menyantap daging anjing dengan ditemani oleh arak dari beras atau bir. Kucing, meskipun kurang populer, juga menjadi santapan dalam beberapa menu dan sering dijuluki sebagai harimau kecil.

Akan tetapi, hewan-hewan itu juga dibesarkan dengan penuh kasih sayang hewan peliharaan oleh banyak penduduk.

Kini keduanya telah ditangkap, kata media pemerintah,

Penduduk di provinsi Thanh Hoa utara sekitar 200 kilometer dari selatan Hanoi menemukan mayat hewan peliharaan mereka berserakan di jalan-jalan.

Mereka melaporkannya kepada polisi dan aparat menangkap seorang pria dan seorang wanita yang sedang mengumpulkan anjing dan kucing mati ke dalam tas, demikian laporan menurut warga di sana.

Sebuah situs berita milik pemerintah melaporkan polisi menemukan racun sianida dan alat untuk membantai 30 hewan di rumah sewaan milik pasangan itu.

Dilaporkan, pasangan itu mengaku menangkap anjing dan kucing di beberapa komunitas. Mereka berniat mengangkut hewan-hewan itu ke provinsi lain untuk menjual dagingnya.

Laporan itu tidak segera dikonfirmasi oleh kepolisian kepada AFP.

Kelompok perlindungan hewan internasional terus-menerus meminta pemerintah Vietnam melarang konsumsi daging anjing dan kucing, tapi sejauh ini konsumsi dua hewan itu di Hanoi telah menurun dan bisnisnya tetap menguntungkan.

Sekitar 30 juta anjing di Asia dibunuh setiap tahun untuk diambil dagingnya, negara-negara itu meliputi Vietnam, China, dan Kamboja.

Jumlah kucing tidak diketahui pasti tapi kemungkinan jumlahnya mencapai jutaan, kata LSM itu.

Namun pencurian kucing dan anjing di tingkat domestik terus berlanjut, meskipun pihak berwenang telah melakukan banyak penangkapan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk lima orang yang ditahan bulan lalu di provinsi Nghe An.

Pencuri anjing sudah sejak lama memantik kemarahan masyarakat Vietnam dan pernah dipukuli hingga tewas oleh penduduk desa di masa lalu.

Pada 2018, pejabat Hanoi mendesak warga mengurangi konsumsi daging anjing dengan mengatakan bahwa hidangan populer itu merusak citra kota dan berisiko menyebarkan rabies.

Ada beberapa peternakan daging anjing dan kucing di Vietnam, serta banyak hewan yang ditangkap secara ilegal.

Cara pemburu hewan membunuh hewan-hewan itu seringkali dinilai kejam dan pejabat kota setempat berharap aktivitas itu bisa dihapuskan secara bertahap.

Adapun anjing yang tidak berbahaya dan tidak mengganggu, tidak boleh dibunuh, baik ada pemiliknya atau liar, berwarna hitam atau lainnya. Mereka mengatakan bahwa alasan anjing boleh dibunuh apabila ia berbahaya. Jika tidak berbahaya, maka dilarang dibunuh. Apalagi tujuan membunuh anjing itu alasannya untuk dijual.