Kategori
Pets

Fakta Unik Sayap Hewan

Fakta Unik Sayap Hewan, Hewan Apa yang Mempunyai Sayap Terbesar?

Fakta Unik Sayap Hewan – Burung adalah salah satu jenis hewan yang paling menarik untuk dipelajari. Makhluk yang konon merupakan keturunan langsung dari dinosaurus ini memiliki jenis yang sangat beragam. Sayap adalah salah satu bagian tubuh yang paling menakjubkan pada hewan.

Pada banyak hewan, sayap memberi mereka kemampuan untuk terbang, suatu kemampuan yang sangat berguna untuk menjelajah, mencari makan, atau kabur dari predator. Mungkin kamu sendiri pernah membayangkan betapa asyiknya kalau punya sayap dan bisa terbang, kan?

Dalam dunia hewan, sayap dimiliki oleh agen idnplay tiga kelompok hewan. Hewan apa saja itu? Lalu, fakta unik apa yang bisa kita ketahui soal sayap hewan? Yuk, pelajari lebih lanjut dalam fakta tentang sayap hewan berikut ini.

Kebanyakan serangga memiliki dua pasang sayap

Kebanyakan hewan hanya mempunyai sepasang alias dua buah sayap. Namun, pada serangga, jumlah sayapnya biasanya dua pasang. Itu mencakup belalang, lebah, tawon, capung, kumbang, kupu-kupu, ngengat, dan lain-lain. Ada pula serangga yang hanya memiliki sepasang sayap, misalnya nyamuk.

Sementara, lalat memang kelihatannya hanya memiliki sepasang sayap. Namun, jika diperhatikan dengan saksama, mereka memiliki sepasang sayap tambahan yang sangat kecil yang disebut halter. Meski sangat kecil, halter punya fungsi vital yaitu menentukan arah saat lalat terbang. Tanpa halter, lalat tidak bisa terbang sama sekali meski masih punya dua sayap.

Beberapa mamalia memiliki selaput yang membantu mereka melayang

Lapisan kulit tipis yang terdapat pada sayap kelelawar disebut patagium. Meski kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang, mereka bukan satu-satunya mamalia yang memiliki patagium. Patagium dimiliki juga oleh beberapa mamalia, seperti tupai terbang, sugar glider, dan lemur terbang.

Hewan-hewan tersebut memang gak bisa terbang, tapi mereka menggunakan patagium yang ada di sisi tubuhnya untuk melayang dari pohon ke pohon. Tupai terbang, misalnya, bisa melayang hingga lebih dari 90 meter. Bahkan, kelelawar sendiri diperkirakan berevolusi dari mamalia yang hanya bisa melayang menggunakan patagium hingga akhirnya menjadi mamalia yang bisa terbang.

Hewan dengan sayap terbesar sepanjang masa adalah Quetzalcoatlus

Nah, jika kita meninjau dari masa prasejarah hingga saat ini, hewan yang tercatat memiliki sayap terbesar di Bumi adalah Quetzalcoatlus northropi. Hewan berjenis Pterosaurus alias reptil terbang ini tercatat sebagai hewan terbang terbesar yang pernah hidup di bumi. Maka jelas, sayap mereka pun adalah yang terbesar.

Dicatat laman New Dinosaurs, bentang sayap Quetzalcoatlus northropi bisa mencapai 11 meter! Sayap sebesar itu dibutuhkan untuk mengangkat tubuh mereka yang mencapai bobot 250 kg, bobot yang dipercaya sebagai berat maksimum seekor hewan untuk bisa terbang. Dengan sayapnya itu, mereka diperkirakan bisa terbang dengan kecepatan hingga 160 km/jam. Luar biasa!

Tidak selalu berguna untuk terbang

Hewan tidak selalu menggunakan sayapnya untuk terbang. Pada burung yang tak bisa terbang, sayap mereka digunakan untuk tujuan lain. Penguin, misalnya, menggunakan sayapnya yang berbentuk seperti sirip untuk berenang. Sementara sayap burung unta dan rhea berfungsi untuk keseimbangan saat berlari kencang.

Bahkan, pada hewan yang memang bisa terbang pun, sayapnya gak hanya berfungsi untuk terbang saja. Laman Sciencing menyebut bahwa beberapa burung menggunakan sayapnya untuk mengatur suhu tubuhnya, misalnya burung Anhinga. Sementara serangga seperti jangkrik dan cicada juga menggunakan sayapnya untuk menghasilkan bunyi guna menarik perhatian pasangan.

Sayap kelelawar memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding sayap burung

Selain burung dan serangga, hewan lain yang memiliki kemampuan terbang adalah kelelawar. Mereka adalah satu-satunya jenis mamalia yang punya sayap dan bisa terbang. Lalu, apa perbedaan sayap kelelawar dengan sayap burung?

Kalau kamu perhatikan, sayap kelelawar tampak seperti telapak tangan manusia dengan jari-jari yang panjang dengan lapisan kulit tipis di antaranya. Sementara, sayap burung memiliki tulang yang relatif kaku. Ini membuat sayap kelelawar jauh lebih fleksibel dari sayap burung sehingga mereka bisa terbang dengan berbagai manuver yang gak bisa dilakukan burung.

Namun, sayap kelelawar juga punya kekurangan dibanding sayap burung. Tidak seperti sayap burung, sayap kelelawar gak bisa menghasilkan gaya yang cukup kuat untuk mengangkat tubuh mereka dari tanah. Itulah kenapa kelelawar selalu beristirahat dengan cara bergelantungan terbalik karena mereka gak akan bisa terbang jika hinggap di tanah seperti burung.

Burung kondor andes dan albatros kelana memiliki ukuran sayap yang luar biasa

Dibanding serangga dan kelelawar, burung tentu memiliki sayap yang lebih besar. Lalu, burung apa yang sayapnya paling besar di dunia? Jika meninjau luas area sayapnya, juaranya adalah kondor andes (Vultur gryphus). National Geographic menyebut bahwa burung dengan bentang sayap hingga 3,2 meter ini memiliki luas area sayap terbesar di antara semua burung.

Namun, jika kita meninjau lebar bentang sayap, burung albatros kelana (Diomedea exulans) adalah yang paling hebat. Britannica menyebut bahwa bentang sayap burung ini bisa mencapai lebih dari 3,4 meter. Sayap yang sangat lebar membantu burung ini terbang hingga berjam-jam di atas laut tanpa harus sering-sering mengepakkan sayapnya.

Itulah fakta menarik yang perlu kamu ketahui tentang sayap hewan. Selain menambah pengetahuan, tentu menambah kekagumanmu juga terhadap rancangan sayap hewan yang menakjubkan, bukan?

Kategori
Pets

Mitos seputar Hewan yang Paling Terkenal

Mitos seputar Hewan yang Paling Terkenal, namun Ternyata Keliru

Mitos seputar Hewan yang Paling Terkenal – nampaknya telah menjadi salah satu benda yang tak dapat dipisahkan dari genggaman kita setiap harinya. Dengan adanya smartphone hidup kita terasa jauh lebih mudah. Mitos apa yang kamu yakini? Di Indonesia, ada banyak mitos yang berkembang dan dipercaya oleh masyarakat.

Misalnya, kupu-kupu masuk rumah berarti rumah tersebut akan kedatangan tamu. Atau gadis yang duduk di depan pintu akan kesulitan mendapatkan jodoh.

Ada pula mitos seputar hewan yang dipercaya oleh banyak orang, tetapi ternyata keliru. Seperti apa Daftar ID Poker 99 fakta sebenarnya? Mari kita luruskan miskonsepsi itu di sini!

Mitos: hiu bisa mencium aroma setetes darah dalam jarak bermil-mil

Fakta: Indra penciuman hiu memang punya kepekaan tinggi. Mereka bisa mendeteksi bau hingga 1 bagian darah per 10 miliar bagian air. Ini tergantung bahan kimia dan spesies hiu, laman Science Focus memaparkan.

Namun, terlalu mustahil hiu bisa mencium aroma setetes darah dari jarak bermil-mil. Bila diibaratkan, 1 bagian darah per 10 miliar air itu sama seperti setetes darah di kolam renang ukuran olimpiade, bukan seluas samudra.

Mitos: anjing dan kucing itu buta warna

Fakta: Ternyata, anjing dan kucing mempunyai penglihatan yang jauh lebih baik dari yang kita duga. Keduanya bisa melihat warna biru dan hijau. Mereka juga memiliki lebih banyak batang (rods), yaitu sel pengindraan cahaya di mata sehingga bisa melihat lebih baik dalam cahaya redup, dikutip dari laman Business Insider.

Meski begitu, penglihatan anjing dan kucing tetap berbeda dengan manusia. Bagi kucing, warna merah dan merah muda mungkin tampak lebih hijau, sementara warna ungu tampak seperti biru.

Di sisi lain, anjing mempunyai lebih sedikit kerucut (cones), yakni sel-sel pengindraan warna di mata. Sehingga, peneliti memperkirakan penglihatan warna anjing hanya 1/7 dari manusia.

Mitos: tikus sangat menyukai keju

Fakta: Kartun yang kita tonton meyakinkan kita bahwa keju adalah makanan utama tikus. Padahal, tikus mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran untuk bertahan hidup.

Menurut studi yang dilakukan oleh University of Manchester di tahun 2006, menemukan bahwa tikus cenderung mengangkat hidung pada keju daripada makanan lain karena baunya yang kuat. Penelitian ini juga mengatakan bahwa keju kemungkinan berbahaya bagi makhluk kecil seperti tikus.

Tikus adalah hewan yang oportunistik. Artinya, mereka tidak pilih-pilih makanan, bahkan sisa-sisa di tempat sampah sekalipun. Walau tidak ada keju, mereka masih bisa bertahan.

Nah, itulah mitos dan fakta seputar hewan yang perlu kamu ketahui. Mitos mana yang dulu sempat kamu percayai?

Kategori
Pets

Fakta Unik Pernapasan Hewan

Fakta Unik Pernapasan Hewan, Ada Ikan yang Bernapas dengan Paru-Paru

Fakta Unik Pernapasan Hewan – Ada berbagai jenis hewan, mulai dari mamalia, ikan, reptil, unggas, atau amfibi yang bisa hidup di darat dan air. Nah, kalau dilihat, amfibi adalah hewan yang unik, teman-teman, karena bisa hidup di dua keadaan yang berbeda, yaitu di darat dan air. Apakah kamu masih ingat macam-macam alat pernapasan yang dimiliki hewan?

Kemungkinan besar kamu bisa menyebutkan bahwa hewan mamalia bernapas dengan paru-paru, ikan dengan insang, serangga menggunakan trakea, dan sebagainya. Fakta-fakta sederhana itu sudah kita pelajari sejak sekolah dasar sehingga kamu pasti sudah mengetahuinya.

Tapi dunia hewan punya keanekaragaman yang selalu bisa mengejutkan kita. Ada banyak Daftar ID Poker 99 fakta unik soal sistem pernapasan hewan yang mungkin gak kamu sangka dan akan membuatmu kagum. Mau tahu apa saja? Ini dia fakta di antaranya.

Sejenis salamander bernapas hanya menggunakan kulitnya saja

Sementara pada hewan amfibi seperti katak dan salamander, pernapasan mereka biasanya menggunakan insang saat baru lahir dan berubah menjadi paru-paru saat sudah dewasa. Tapi salamander dari famili Plethodontidae memiliki keunikan tersendiri karena tidak memiliki paru-paru saat sudah dewasa.

Keunikan itu membuat salamander jenis ini biasa disebut salamander tak berparu-paru. Lalu mereka bernapas dengan apa? Dengan kulit dan membran mukus yang terletak di dalam mulut dan tenggorokannya. Dijelaskan laman Britannica, kulit salamander ini pun harus selalu basah supaya bisa menyerap oksigen.

Penyu loggerhead adalah hewan dengan kemampuan menahan napas terlama

Ada banyak lagi contoh hewan yang tidak mempunyai insang namun hidup di dalam air. Namun kebanyakan tidak bisa meniru cara yang dilakukan laba-laba air supaya bisa bernapas. Maka satu-satunya cara adalah mereka harus menahan napas saat sedang menyelam ke dalam air. Nah, hewan apakah yang mempunyai kemampuan menahan napas terlama?

Ternyata jawabannya adalah penyu loggerhead (Caretta caretta). Dilansir World Atlas, kura-kura ini mampu menyelam hingga lebih dari 10 jam! Mamalia pun ada yang mampu bertahan di dalam air hingga waktu lama, misalnya paus berparuh cuvier (Ziphius cavirostris) yang mampu menahan napas hingga dua jam lebih.

Banyak jenis ular hanya bernapas dengan satu paru-paru

Seperti mamalia, ular bernapas dengan paru-paru. Tapi paru-paru ular memiliki keunikan tersendiri. Kedua paru-paru ular punya posisi yang berbeda, yang satu lebih dekat kepala, yang lain lebih dekat ke ekor. Pada kebanyakan jenis ular, paru-paru yang berfungsi untuk bernapas hanya satu, yaitu yang lebih dekat ke kepala.

Sedangkan paru-paru yang satu lagi hanya berfungsi sebagai kantong udara. Kantong udara tersebut digunakan untuk bernapas pada saat ular sedang memangsa makanan yang besar, karena pada saat itu mereka tidak bisa menghirup oksigen dari luar. Sementara pada ular laut, kantong udara tersebut juga berfungsi untuk membantu mereka mengambang di air.

Itulah fakta unik tentang pernapasan hewan yang perlu kamu ketahui. Terbukti bahwa sistem pernapasan hewan sangat unik dan beranekaragam ya!

Kategori
Pets

Hewan Ini Ternyata Bisa Terbang

Jarang Mengudara, Hewan Ini Ternyata Bisa Terbang

Hewan Ini Ternyata Bisa Terbang – Apabila berbicara tentang hewan yang bisa terbang, maka secara langsung dalam pikiran akan tertuju pada sosok burung atau serangga bersayap lainnya. Saat melihat pesawat terbang, kita teringat dengan konsep hewan yang dapat terbang seperti berbagai jenis burung, serangga, dan kelelawar serta kedua sayapnya.

Sulit untuk membayangkan hewan seperti ikan, cumi, atau tupai yang dapat melayang di udara. Namun, alam memiliki caranya sendiri untuk mengejutkan manusia. Hewan-hewan dari zaman purba pun dapat berevolusi untuk Login Aplikasi IDN Poker menambah mekanisme pertahanan diri, salah satunya adalah terbang atau melayang di udara. Penasaran? Inilah hewan yang jarang terlihat terbang, namun nyatanya dapat mengudara.

Ular terbang (Chrysopelea)

Ular tidak memiliki kaki atau tangan, jadi jalan atau merangkak saja susah. Bagaimana bisa terbang? Nyatanya, penelitian dari University of Chicago pada 2005 mencatat bahwa ada jenis ular yang dapat terbang! Mereka adalah ular dari genus Chrysopelea, dan mendiami daerah Asia Selatan dan Tenggara.

Bagaimana caranya? Ular Chrysopelea yang tumbuh 90 sentimeter – 1,2 meter ini tidak terbang layaknya burung. Mereka memipihkan tubuhnya, membentuk huruf “C”, agar dapat melayang di udara layaknya gelombang secara horizontal sebelum mendarat secara vertikal. Penelitian tersebut menemukan bahwa ular Chrysopelea yang lebih kecil dapat terbang lebih jauh!

Cumi-cumi

Menyemprotkan tinta? Sudah biasa. Namun, tahukah kamu bahwa ada jenis cumi yang bisa terbang untuk menghindari predator? Cumi ini berasal dari famili Ommastrephidae yang terkenal bisa terbang. Cumi terbang dapat ditemukan di Samudra Pasifik, dekat Jepang, Tiongkok, hingga Vietnam.

Dilansir situs Phys pada 2013, para peneliti Jepang mengungkapkan bahwa cumi-cumi ini dapat terbang sejauh 30 meter dengan kecepatan 11,2 m/s, lebih cepat dari pelari pemenang 20 medali emas Olimpiade asal Jamaika, Usain Bolt! Para peneliti menjelaskan bahwa cumi-cumi ini meluncur keluar dari dalam air dan merentangkan sirip serta tentakelnya secara vertikal, sehingga mereka melayang di udara.

Ikan torani

Terkenal sebagai lambang stasiun TV Indosiar, ikan torani (Exocoetidae) adalah ikan yang terkenal bukan sebagai perenang yang cepat, melainkan sebagai ikan yang bisa melayang di atas air.

Ada sekitar 40 jenis ikan torani yang dapat meluncurkan dirinya dari dalam air dan melayang di udara hingga lebih dari 40 detik! Dengan sayap dan hentakan ekornya, ikan torani dapat meluncur hingga sejauh 400 meter di udara. Sering ditemukan di Samudra Hindia, Pasifik, dan Atlantik, ikan torani dapat meluncur hingga 20 meter/jam!

Dilansir BBC pada 2008, sebuah rekaman oleh stasiun NHK dari Pulau Yakushima, Jepang, memperlihatkan ikan torani yang terbang di udara selama 45 detik, mengalahkan rekor yang sebelumnya terlihat pada 1920 di AS! Para peneliti Jepang yakin rekor 45 detik tersebut takkan bisa dipecahkan, karena morfologi torani tidak memungkinkannya terbang lebih dari durasi tersebut.

Semut

Tidak bersayap, siapa kira semut bisa terbang? Bukan melayang atau terbang, semut-semut ini mengarahkan arah jatuhnya, sehingga seolah-olah terlihat seperti terbang. Fenomena semut terbang (Cephalotes atratus) dicatat oleh peneliti dari University of California pada 2005 di Hutan Amazon.

Karena hidup di pepohonan, jika semut terbang dari genus Cephalotes ini jatuh, mereka telah belajar untuk menemukan jalan pulang ke pohon melalui petunjuk visual. Para peneliti menemukan bahwa di udara, semut ini dapat berputar hingga 180 derajat! Namun, kemungkinan keberhasilan semut terbang sampai di tujuan hanya 85 persen.

Ikan pari mobula

Dijuluki sebagai “Pari Setan”, mobula terkenal dengan gaya berenangnya yang membuatnya terlihat seperti tengah terbang dari dalam air! Layaknya ikan pari umumnya, mobula yang sering terlihat di pesisir Meksiko ini memiliki sirip bak sayap yang besar.

Biasa berenang dalam kelompok, ikan pari yang adalah kerabat dekat hiu ini adalah perenang yang kuat yang menggunakan kekuatannya agar dapat mendorong diri keluar dari air, melakukan gerakan akrobatik seperti berputar-putar atau jungkir balik di udara, sebelum kembali ke dalam air. Rata-rata, mobula dapat keluar 2 meter dari permukaan air.

Para peneliti masih belum dapat menafsirkan perilaku aneh mobula yang berakrobat di atas air. Ini dikarenakan mobula adalah hewan pemalu, sehingga susah diteliti. Beberapa hipotesis menyatakan mobula melakukannya untuk menarik pasangan.

Bagi hewan-hewan ini, terbang adalah salah satu cara menghindari predator. Kalau tidak, mereka sudah menjadi sasaran empuk! Itulah hewan yang sering terlihat diam, namun ternyata dapat melayang di udara walaupun tanpa sayap. Dari hewan-hewan ini, manakah yang pernah kamu lihat aksinya?

Kategori
Pets

Pulau Indah di Dunia Ini Dikuasai oleh Hewan

Pulau Indah di Dunia Ini Dikuasai oleh Hewan, Tertarik Berkunjung?

Pulau Indah di Dunia Ini Dikuasai oleh Hewan – Bayangkan sebuah pulau dipenuhi babi. Tak hanya itu, babi-babi ini juga pandai berenang! Inilah Pig Island yang berada di Kepulauan Bahama. Sebuah pulau biasanya dihuni oleh manusia. Kalau bukan dijadikan tempat pemukiman, banyak dari pulau-pulau indah di Bumi dijadikan sebagai tempat wisata.

Beberapa di antaranya bahkan jadi pulau pribadi. Tapi meski manusia sudah berhasil menjejakkan kakinya di mana-mana, ternyata ada lho beberapa Poker IDNPlay Deposit Dana pulau tertentu yang tidak bisa kita tempati karena sudah dikuasai oleh makhluk lain.

Tenang, makhluk lain di sini bukan hantu kok, melainkan sekawanan hewan. Dilansir dari thetravel.com, berikut ini pulau indah di dunia yang dikuasai oleh hewan!

Big Major Cay, Bahama

Biasanya kita menemukan kawanan babi di hutan. Tapi di Big Major Cay yang ada di Bahama, para babi justru dibiarkan bebas berkeliaran di sekitar pantai. Menurut cerita yang beredar, babi-babi ini selamat dari kapal yang karam.

Ada juga yang bilang jika babi di Big Major Cay ini sengaja diturunkan oleh para pelaut di pulau ini. Big Major Cay sendiri sebenarnya tidak dihuni manusia.

Tapi buat kamu yang ingin berkunjung dan mendapat kesempatan untuk memberi makan babi-babi ini, kamu bisa menyewa perahu bersama rombongan.

Pulau Ōkunoshima, Jepang

Kalau kamu adalah salah satu orang yang sangat sayang dengan kelinci, maka wajib hukumnya buatmu untuk berkunjung ke Pulau Ōkunoshima di Jepang. Di pulau ini, ratusan kelinci berwarna hitam, putih, dan cokelat dibiarkan hidup bebas.

Kabar baiknya, para turis bisa pergi ke Pulau Ōkunoshima dan bermain dengan kelinci-kelinci ini. Meski menyenangkan, tapi kamu harus bersiap karena para kelinci ini sangat menyukai manusia. Mereka bahkan tidak ragu untuk mengerubungi manusia yang datang berkunjung.

Kauai, Kepulauan Hawaii

Jalan-jalan di Pulau Kauai, kamu akan sering bertemu dengan para penduduk lokal. Uniknya, penduduk lokal di sini bukan manusia, melainkan ayam. Memang sih, Pulau Kauai juga dihuni oleh manusia, tapi sejak tahun 1992, populasi ayam meningkat hingga jumlahnya mencapai ribuan.

Awalnya para ayam dibawa oleh orang-orang Polinesia untuk peliharaan sekaligus sumber makanan. Sayangnya, pada tahun 1992, Badai Iniki menerjang Kauai dan merusak kandang ayam. Gagal ditangkap, ayam-ayam ini kemudian berkeliaran bebas tanpa predator di sekitarnya. Alhasil, jumlah mereka meningkat dengan cepat.

Cayo Santiago, Puerto Rico

Sesuai dengan namanya, Cayo Santiago adalah sebuah pulau kecil di lepas pantai Puerto Rico yang dihuni oleh kawanan monyet rhesus asal India.

Beda dengan pulau lain, Cayo Santiago bukanlah pulau wisata melainkan pulau khusus untuk penelitian sejak tahun 1930. Karena fungsinya sebagai tempat penelitian primata, hanya ilmuan yang boleh masuk. Tapi tenang, kamu tetap bisa menyewa kayak dan mengamati monyet-monyet ini dari kejauhan.

Pulau Renaissance, Karibia

Menu sarapan yang dimasak langsung oleh chef profesional, dan bersantai di pinggir kolam menjadi beberapa fasilitas yang biasa ditawarkan oleh sebuah hotel. Tapi beda ceritanya, kalau kamu menginap di Renaissance Hotel, Karibia.

Selain sejumlah fasilitas yang biasa, hotel ini juga menawarkan jalan-jalan menyusuri pulau yang dihuni oleh kawanan burung flamingo berwarna pink. Bisa dibayangkan, betapa cantiknya saat burung-burung itu berjalan ke tepi laut berwarna biru.

Pulau Duiker, Afrika Selatan

Kata siapa Afrika cuma punya singa, jerapah, atau gajah? Tidak banyak yang tahu jika Benua Hitam ini merupakan rumah bagi sekawanan anjing laut. Di Afrika Selatan, terdapat sebuah pulau bernama Duiker yang jadi rumah bagi sekitar lima sampai delapan ribu anjing laut.

Sebenarnya, anjing laut sangat posesif terhadap wilayahnya sehingga kamu tidak bisa berdiri terlalu dekat dengan mereka. Sebagai gantinya, kamu bisa mencoba mengamati kawanan anjing laut dari perahu, atau yang paling menarik, kamu bisa berenang di sekitar Pulau Duiker.

Kalau beruntung, kamu bahkan bisa berenang berdekatan dengan para anjing laut yang sedang mencari ikan.

Pulau Assateague, Maryland

Kalau Afrika jadi rumah bagi anjing laut, maka Pulau Assateague menjadi rumah bagi para kuda liar. Menurut cerita, kuda-kuda ini datang ke Pulau Assateague pada abad ke 17, setelah kapal yang membawa mereka karam di lepas pantai perairan Virginia.

Sekarang, kuda-kuda liar ini sudah berkembang biak menjadi ratusan ekor. Buat kamu yang tertarik berkunjung, waktu terbaiknya adalah bulan Juli. Di bulan ini, para pengunjung bisa melihat ratusan kuda liar berenang melintasi Assateague Channel.

Ilha da Queimada Grande, Brasil

Dibandingkan pulau hewan lain, Pulau Ilha da Queimada Grande di Brasil adalah yang paling berbahaya. Pasalnya, pulau ini bukan dihuni oleh kuda apalagi ayam, melainkan ribuan ular. Yang lebih berbahaya, ular di pulau ini bukanlah ular biasa melainkan ular berbisa seperti Golden Lancehead Viper.

Karena keberadaan ribuan ular, Ilha da Queimada Grande tidak memiliki penghuni manusia, dan pengunjung pun dilarang menginjakkan kakinya di pulau ular ini. Kalau pun ada manusia, mereka adalah peneliti yang sudah mendapatkan izin khusus dari pemerintah Brasil.

Itu dia pulau indah di dunia yang dikuasai oleh hewan. Oh ya, pastikan kamu tidak mengunjungi Ilha da Queimada Grande ya!

Kategori
Pets

Hewan Cantik Berubah Warna Saat Musim Salju  

Memesona! Hewan Cantik Ini Berubah Warna Saat Musim Salju

Hewan Cantik Berubah Warna Saat Musim Salju – Bagi negara yang memiliki 4 musim dalam satu tahun, musim dingin akan tiba pada bulan Desember. Hal ini membuat beberapa hewan di daerah utara atau kutub utara biasanya bulu mereka berubah menjadi putih. Hewan punya banyak cara untuk bertahan hidup dari ancaman predator, salah satunya mengubah warna bulu.

Selain menjadi tampil cantik, perubahan warna bulu ini memungkinkan mereka untuk membaur dengan lingkungan sekitar, jadi bisa lolos dari sorot tajam predator. Perubahan warna ini kerap mengikuti musim. Beberapa hewan memiliki apa yang dinamakan snow camouflage atau kamuflase salju. Bulu mereka akan berubah putih cantik menyerupai salju.

Selain untuk kamuflase, bulu berwarna putih diduga juga membuat mereka makin hangat, lho. Dilansir laman Britannica, di bawah ini ada Daftar Poker hewan yang berubah warna saat musim salju menjelang. Simak deh!

Cerpelai

Ada tiga spesies cerpelai nih yang berubah menjadi seputih salju saat sedang dingin-dinginnya: least weasel, cerpelai ekor panjang, dan cerpelai ekor pendek atau yang juga disebut stoat. Selain kecil imut, bulu putih cerpelai juga sangat mepesona.

Spesies cerpelai ekor pendek atau stoat punya sebutan khusus saat mereka memakai “jubah” musim dinginnya, yakni ermine. Saking memesonanya, bulu putih ermine kerap digunakan oleh kalangan elite kerajaan sebagai jubah kebesaran, tutur National Geographic.

Lemming

Lemming adalah hewan pengerat satu-satunya yang mengalami perubahan warna saat musim salju nih, lebih tepatnya subspesies collared lemming. Hewan imut ini mulanya berwarna kecokelatan atau abu-abu di musim-musim hangat dan berubah putih saat musim salju tiba.

Menurut Britannica, selain perubahan warna bulu, lemming juga menumbuhkan cakar spesial edisi musim dingin, lho. Mereka gak melakukan hibernasi. Jadi, cakar ini digunakan untuk menggali tanah yang dingin untuk membangun sarang dan mencari akar tanaman dari bawah tanah.

Hamster siberia

Hamster siberia atau juga dikenal sebagai Djungarian hamsterwinter white dwarf hamster, dan hamster kerdil putih Rusia ini merupakan hewan selanjutnya yang berubah warna saat musim dingin.

Hewan ini banyak dipelihara di Eropa dan Amerika Utara, lho. Sayangnya, menurut Animalia, perubahan warna ini gak banyak terjadi pada hamster siberia yang jadi peliharaan. Hal ini kemungkinan dikarenakan mereka gak dapat pencahayaan alami dari alam. Apa kamu tertarik untuk pelihara?

Terwelu

Beberapa spesies terwelu, seperti terwelu arktik, terwelu gunung, dan terwelu kaki putih (snowshoe hare), akan berubah warna saat memasuki musim salju. Warna asli mereka yang kecokelatan akan berubah putih atau keabu-abuan.

Perubahan warna yang dialami terwelu dan hewan lainnya distimulasi oleh sedikitnya cahaya saat musim salju ketimbang temperatur, lho. Britannica menjelaskan kalau otak mereka akan menerima informasi minimnya cahaya dari retina. Baru setelah itu, otak akan menstimulasi perubahan warna bulu menjadi keputih-putihan.

Peary caribou

Peary caribou merupakan salah satu subspesies karibu yang gak banyak dikenal. Mereka tinggal jauh di kepulauan Arktik Kanada. Karena tempat tinggalnya yang bersuhu dingin, mamalia satu ini sudah punya warna bulu agak keputih-putihan. Hanya saja, punggungnya berwarna gelap kecokelatan. Beludru yang menutupi tanduk besarnya pun berwarna keabu-abuan, tutur NWT Species at Risk. Baru saat musim dingin menjelang, warna bulunya akan berubah jadi seputih salju.

Ptarmigan

Ptarmigan merupakan genus burung kecil yang terdiri dari tiga spesies. Warna asli mereka kecokelatan dan berubah putih saat musim salju tiba. Uniknya, bulu mereka akan menjadi semacam loreng-loreng atau bebercak saat musim semi dan gugur. Saat musim semi, salju masih belum leleh seutuhnya, sementara saat musim gugur salju mulai muncul di sekitar.

Selain bagian tubuh, kaki dan lubang hidung mereka juga diseliputi bulu. Menurut Animals Network, bulu pada kaki akan melindungi dari frostbite. Sementara, bulu pada lubang hidung akan menghangatkan udara sebelum masuk ke paru-paru mereka.

Rubah arktik

Menjelang musim salju, sebagian besar rubah arktik akan menumbuhkan bulu berwarna putih seperti yang banyak kita tahu, sementara sebagian kecil lainnya menjadi biru.

Menurut A-Z Animals, rubah arktik yang berubah warna menjadi biru gelap keabu-abuan ini biasanya tinggal di daerah pesisir. Bulu mereka saat musim panas pun cenderung berwarna keabu-abuan, berbeda dengan yang tidak tinggal di pesisir karena berwarna kecokelatan. Hal ini membuat mereka mudah membaur dengan lingkungan sekitar sesuai habitatnya masing-masing.

Nah, mana nih yang jadi favoritmu? Di balik warna cantiknya yang menarik dipandang, ada fungsi penting yang menjadi kunci keselamatan mereka di alam liar.

Kategori
Pets

Hewan dengan Jumlah Migrasi Terbesar di Dunia

Libatkan Jutaan Ekor, Hewan dengan Jumlah Migrasi Terbesar di Dunia

Hewan dengan Jumlah Migrasi Terbesar di Dunia – Migrasi hewan terbesar di bumi masih terjadi di Maasai Mara, Kenya. Tetapi pandemi Corona membuatnya berbeda. Pindah rumah jadi sesuatu yang biasa bagi manusia. Tapi manusia bukan satu-satunya makhluk hidup yang suka pindah rumah.

Selain manusia, para hewan juga suka melakukan hal yang sama. Bahkan jika pun menetap, tidak jarang para hewan ini melakukan migrasi ke tempat lain setiap tahunnya. Sama seperti Poker IDNPlay Deposit Dana kebanyakan manusia, para hewan juga membawa seluruh anggota keluarganya pindah ketika melakukan migrasi ke tempat lain.

Nah, berikut ini hewan dengan jumlah migrasi terbesar di dunia!

Gajah

Sri Lanka merupakan tempat tinggal bagi populasi gajah terbesar di Asia. Dan sama seperti gajah di benua lainnya, gajah di Sri Lanka juga melakukan migrasi. Terhitung sekitar 300 gajah di seluruh wilayah Sri Lanka melakukan perjalanan menuju ke Taman Nasional Minneriya untuk mendapatkan pasokan makanan.

Bukan hanya untuk mendapat makanan, pertemuan yang dikenal dengan nama ‘The Gathering’ oleh para turis ini juga dimanfaatkan para gajah untuk bersosialisasi dan kawin. Biasanya migrasi dilakukan sebelum musim kemarau datang.

Para gajah akan tinggal di Minneriya dari bulan Juli dan pulang ke habitatnya masing-masing pada bulan Oktober.

Hiu paus

Ternyata bukan hanya hewan darat yang melakukan perjalanan jauh, hewan laut seperti hiu paus pun melakukan hal yang sama. Lebih dari 800 hiu paus memulai migrasi dari berbagai tempat di dunia pada akhir musim semi, dan menempuh perjalanan sepanjang 7.200 km menuju ke lepas pantai Pulau Holbox di pesisir utara Semenanjung Yucatan, Meksiko.

Di Semenanjung Yucatan para hiu paus berkumpul dan tinggal selama lima bulan dari Mei hingga September sebelum berenang kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing.

Kupu-kupu raja

Tidak semua hewan mampu bertahan di udara dingin. Ketika musim dingin tiba, para hewan ini lebih memilih untuk bermigrasi ke tempat yang lebih hangat. Pilihan yang sama juga dilakukan oleh kupu-kupu raja yang tinggal di wilayah Kanada dan Amerika Utara.

Sebanyak 300 juta kupu-kupu raja menempuh perjalanan sejauh 3.000 mil ke pegunungan Anguangeo dan Valle de Bravo di Meksiko yang memiliki suhu lebih hangat.

Penguin kaisar

Jika kebanyakan hewan pergi migrasi untuk menghindari cuaca dingin, maka penguin kaisar pergi migrasi untuk mencari lokasi yang tepat untuk menetaskan telur mereka. Biasanya migrasi penguin kaisar dimulai pada awal musim semi di bulan Februari. Pada bulan ini, sekitar 200 ribu pasang penguin akan pergi ke daratan di belahan Bumi bagian selatan.

Pada bulan Juni, para betina akan menetaskan telur sebelum pergi untuk mencari makan. Selama betina sibuk mencari makan, para pejantan akan mengerami telur di bawah kaki mereka selama 65 hari hingga menetas dan betina kembali. Penguin kaisar sendiri baru kembali ke Antartika pada awal musim panas bersama anak-anak mereka.

Rusa kutub besar

Setiap tahunnya terdapat 1,5 juta rusa kutub besar yang melakukan migrasi dari Taman Nasional Serengeti di Tanzania ke Cagar Alam Maasai Mara di Kenya untuk mendapatkan rumput hijau. Untuk menyaksikan pemandangan hebat ini, yang perlu kamu lakukan adalah berkunjung ke Kenya pada bulan Juli hingga Oktober.

Di bulan-bulan tersebut, kamu bisa menyaksikan puluhan ribu rusa kutub besar melintasi Sungai Mara yang penuh bahaya.

Kelelawar buah

Migrasi kelelawar buah merupakan salah satu migrasi hewan terbesar yang pernah ada. Setiap tahunnya ada lebih dari 10 juta kelelawar buah yang melakukan migrasi. Dimulai dari hutan hujan Kongo pada awal Oktober, para kelelawar terbang sejauh 2.000 km ke Taman Nasional Kasangka di Zambia untuk mendapatkan buah-buahan. Migrasi sendiri berlangsung selama 90 hari, dan berakhir pada bulan Desember.

Zebra

Sejauh ini, migrasi terbesar yang dilakukan oleh kawanan zebra terjadi di Botswana, di mana ada ribuan zebra melakukan perjalanan sejauh 1.000 km. Perjalanan dimulai dari Taman Nasional Chobe di Botswana Utara pada musim kemarau di bulan Juli menuju Taman Nasional Nxai Pan di bagian timur.

Dengan jarak 250 km, perjalanan Chobe-Nxai Pan sebenarnya hanya membutuhkan waktu 15 sampai 30 hari. Yang lama adalah perjalanan pulang dari Nxai Pan ke Chobe, karena kawanan zebra ini lebih memilih melewati jalur lain sejauh 800 km.

Burung bangau berleher hitam

Bisa dibilang, burung bangau leher hitam adalah salah satu hewan yang beruntung karena tinggal di tempat-tempat yang indah dunia. Burung bangau jenis ini menghabiskan musim panasnya di dataran tinggi Tibet di mana mereka berkembang biak.

Lalu ketika musim dingin segera tiba di akhir Oktober, lebih dari 300 ekor bangau ini memutuskan untuk mengungsi ke tempat yang hangat di Lembah Phobjikha, Bhutan.

See, ternyata bukan hanya manusia yang suka pindah rumah. Hewan-hewan ternyata juga melakukan hal yang sama setiap tahunnya!

Kategori
Pets

Hewan Terancam Punah Kini Sudah Kembali Pulih

Sulit Dipercaya, Hewan Terancam Punah Ini Kini Sudah Kembali Pulih

Hewan Terancam Punah Kini Sudah Kembali Pulih – Satu juta spesies hewan dan tumbuhan diperkirakan terancam punah di seluruh belahan dunia. Sekitar 40% spesies amfibi, 33% spesies mamalia laut, dan 14% spesies burung menghadapi ancaman kepunahan massal. Meningkatnya penggundulan hutan, perubahan iklim, dan perburuan liar, membuat banyak hewan berada dalam bahaya.

Akibatnya, ada banyak sekali hewan yang kemudian masuk dalam spesies terancam punah atau bahkan telah punah. Tapi, berkat dilarangnya perburuan terhadap hewan yang dilindungi dan kerja keras para konservasionis, beberapa hewan yang mulanya terancam punah bisa pulih kembali jumlahnya. Lalu apa sajakah hewan terancam punah yang saat ini sudah kembali pulih jumlahnya? Yuk, Login Aplikasi IDN Poker simak penjelasannya di bawah ini.

Kura-kura raksasa Española Galapagos

Kura-kura raksasa Española Galapagos dapat kembali lagi ke pulau asalnya Española kembali setelah upaya konservasi untuk memperkenalkan mereka kembali ke habitat aslinya terbukti berhasil pada tahun 2014. Mulanya, pada tahun 1960-an, hanya tersisa 15 ekor raksasa lembut ini akibat adanya perburuan berlebihan dan perpindahan oleh spesies invasif yang berdampak pada populasi kura-kura ini.

Akibatnya menurut laman Galapagos Conservacy, para ilmuwan kemudian memutuskan untuk menangkap kura-kura yang tersisa guna melindungi mereka dan membiakkannya di penangkaran. Kemudian, pada tahun 1975, ilmuwan melepaskan keturunan pertama kembali ke pulau Española. Para peneliti melaporkan bahwa mereka sekarang berhasil berkembang biak sendiri.

Manate

Pada tahun 70-an, manate atau lembu laut pernah masuk dalam spesies yang terancam punah, dan populasi mereka di Florida hanya mencapai ratusan. Kemudian, pada pada tahun 2017, ada lebih dari 6.000 manate liar di perairan Floridian, menurut laman USA Today.

Akan tetapi, hal ini justru membuat banyak orang khawatir jika pemerintah berhenti melindungi manate. Manate sendiri adalah mamalia laut bertubuh besar yang ramah dan bergerak lamban. Dulunya mereka sering ditangkap untuk diambil bagian tubuhnya dan sering mati karena tertabrak perahu motor.

Paus bungkuk

Pada tahun 1970, pemerintah AS mendaftarkan semua paus bungkuk sebagai hewan terancam punah akibat adanya kegiatan perburuan paus komersial yang mengakibatkan berkurangnya jumlah paus bungkuk secara drastis.

Kemudian, setelah tinjauan ilmiah terhadap 14 populasi paus bungkuk yang ditentukan secara geografis, National Ocean and Atmospheric Administration (NOAA) pada tahun 2016, mempublikasikan bahwa sembilan dari populasi paus bungkuk telah pulih dengan sangat baik sehingga tidak lagi memerlukan perlindungan di bawah US Endangered Species Act.

Meskipun demikian, mereka masih dilindungi Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut.

Panda

Status panda diturunkan dari terancam punah menjadi rentan pada tahun 2016, setelah melalui upaya terkonsentrasi untuk melestarikan habitat mereka selama bertahun-tahun. Sekarang ada 67 habitat di China yang didedikasikan untuk menyediakan tempat tinggal yang aman bagi panda.

Menurut Worldwide Wildlife Fund (WWF), pemulihan panda menunjukkan bahwa ketika sains, tujuan politik, dan keterlibatan komunitas lokal bersatu, ini dapat menyelamatkan satwa liar dan juga meningkatkan keanekaragaman hayati.

Aligator Amerika

Tingginya tingkat perburuan dan hilangnya habitat membuat orang-orang zaman dulu menganggap bahwa populasi aligator Amerika tidak mungkin pulih. Hewan dianggap terancam punah bahkan sebelum Endangered Species Act ditetapkan menjadi undang-undang.

Tetapi setelah bertahun-tahun upaya perlindungan dan konservasi, aligator Amerika dihapus dari daftar hewan terancam punah pada tahun 1987. Bahkan, saat ini populasi aligator Amerika telah pulih secara menyeluruh sehingga perburuan sudah kembali diizinkan.

Demikianlah beberapa hewan yang pernah terancam punah tapi dapat pulih kembali. Walaupun begitu, bukan berarti sekarang semua hewan ini aman dari ancaman kepunahan. Tetap jaga lingkungan dan cegah perburuan liar agar habitat dan keberadaan hewan-hewan ini tetap aman.

Kategori
Pets

Lihat Hewan Marsupial Ketika Liburan ke Australia

Ingin Berlibur ke Australia? Jangan Lupa Lihat Hewan Marsupial Ini!

Lihat Hewan Marsupial Ketika Liburan ke Australia – Australia memang identik dengan hewan Kanguru. Bahkan, di sana ada satu pulau yang populasi Kangurunya lebih banyak dibandingkan dengan populasi manusia. Sudah sejak lama Australia dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Letak geografi yang unik, bangunan-bangunan keren, hingga keanekaragaman hayati dari negara yang satu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sedang berkunjung.

Dari segi situs idn poker asia kekayaan alam, Australia adalah salah satu tempat dimana kita bisa menemukan hewan-hewan unik dan tentunya tidak ditemukan di belahan dunia lain, lho. Salah satunya adalah hewan-hewan marsupial atau hewan yang memiliki kantung pada tubuhnya.

Nah, diantara banyaknya hewan-hewan endemik di Australia, penulis akan menyajikan hewan marsupial yang harus kamu lihat ketika sedang berkunjung ke Australia. Penasaran, kan? Yuk langsung simak artikel berikut ini!

Koala

Koala juga merupakan hewan marsupial asal Australia yang sudah populer ke seluruh penjuru dunia. Si pemalas satu ini bisa menghabiskan waktu hingga 18 jam hanya untuk tidur di atas batang pohon.

Dikutip dari laman World Wildlife Fund, koala tidak perlu minum untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuhnya. Sebab makanan utama mereka, daun eucaliptus, sudah memenuhi kebutuhan itu. Uniknya lagi, nama koala dalam bahasa Aborigin berarti “tidak minum”, lho.

Oh iya, mereka juga termasuk hewan yang sangat pilih-pilih makan. Kendati makanan utamanya adalah daun eucaliptus, mereka masih memilih jenis daun eucaliptus mana yang akan mereka makan. Selain itu, mereka juga cenderung memilih daun yang berada di atas pohon dimana kandungan air dan nurtrisinya paling banyak dibanding dauh bagian bawah..

Wombat

Wombat merupakan satu-satunya hewan di dunia yang memiliki kotoran berbentuk kotak. Mereka berukuran cukup besar dengan perawakan yang nampak sangat gumpal. Mereka biasanya menggali tanah di daerah padang rumput sebagai tempat berlindung dari predator.

Dilansir dari laman National Geographic, wombat memiliki sepasang gigi seri yang nampak mirip seperti hewan pengerat. Gigi seri tersebut tidak pernah berhenti tumbuh sepanjang hidup wombat. Untuk perawatan sekaligus pengecekan kondisi gigi seri tersebut, biasanya mereka akan mengunyah tumbuhan-tumbuhan dengan tekstur keras.

Sayangnya, mereka sering berkonflik dengan manusia lantaran tanah galian dari wombat sering merusak tanah petani maupun peternak sehingga sering dianggap sebagai hama. Akibatnya, mereka menjadi target buruan oleh manusia.

Kanguru

Hewan yang menjadi ikon Australia ini dikenal berkat kaki besar dan cara bergerak yang unik, yaitu dengan melompat-lompat. Fungsi kantung pada kangguru utamanya adalah sebagai tempat anaknya berlindung lantaran anak kangguru selalu lahir prematur dengan panjang tubuh tak lebih dari 2 cm dengan bobot sekitar 1 gram saja.

Menurut laman Britannica, bagian-bagian tubuh seperti kaki belakang yang besar sekaligus kuat, ekor panjang, serta tangan yang gesit mereka manfaatkan untuk beberapa hal. Bagi penjantan, bagian tubuh tersebut sangat penting ketika musim kawin sebagai ajang menunjukkan dominasi dari pejantan lain agar menarik betinanya.

Sedangkan secara umum, peran anggota tubuh tersebut dapat digunakan untuk melindungi diri hingga melawan balik predator yang mencoba mendekat.

Tasmanian devil

Hewan yang pernah diangkat menjadi tokoh kartun ini merupakan predator marsupial terbesar di dunia dengan panjang mampu mencapai 76 cm dengan bobot 12 kg. Sesuai dengan namanya, Tasmanian devil dapat dijumpai di pulau Tasmania. Akan tetapi, sebenarnya dulu mereka dapat dijumpai di banyak tempat di Australia.

Menurut laman National Geographic, kata devils” pada hewan ini mereka dapatkan dari orang-orang Eropa setelah menyaksikan gigi-gigi, serangan, hingga geraman-geraman menakutkan dari hewan ini. Hal tersebut tentunya sejalan dengan sifat agresif yang dimiliki mereka ketika terancam, berebut makanan, hingga memperjuangkan pasangannya.

Fakta lain dari Tasmanian devil adalah kemampuan reproduksinya yang dapat menyentuh angka fantastis. Mereka mampu melahirkan hingga 50 ekor anak dalam satu kali periode kehamilan. Akan tetapi, sayangnya hanya 4 dari 50 anak saja yang dapat bertahan hingga dewasa lantaran si induk hanya memiliki 4 buah puting susu untuk anaknya.

Possum

Meskipun terdengar mirip, ternyata possum dengan opossum itu hewan yang berbeda, lho. Opossum biasanya mengacu pada hewan dengan genus didelphis yang seluruhnya dijumpai di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Sedangkan possum adalah hewan dengan genus phalangeriformes yang dijumpai di Australia, Indonesia, hingga Papua Nugini.

Menurut laman National Geographic, salah satu jenis possum, yaitu brushtail possum memiliki fakta mengejutkan dalam usia kehamilannya. Mereka diketahui hanya membutuhkan masa kehamilan selama 16 hari saja sebelum melahirkan dan meletakkan anaknya di kantungnya.

Selain itu, ternyata possum memiliki saudara yang sama-sama memiliki genus phalangeriformes, yaitu spesies gliders. Mereka merupakan hewan marsupial yang mengembangkan lipatan kulit di antara tangan dan kakinya yang digunakan untuk terbang.

Nah, itu dia jenis marsupial yang wajib banget untuk dilihat jika sedang berkunjung ke Australia. Di antara hewan marsupial yang ada di daftar ini, hewan mana yang sudah atau belum pernah kamu lihat sebelumnya?

Kategori
Pets

Hewan Punya Peran Penting Menjaga Bumi

Harus Dijaga, Ini Hewan yang Punya Peran Penting dalam Menjaga Bumi

Hewan Punya Peran Penting Menjaga Bumi – Semua yang ada di muka bumi memiliki perannya masing-masing. Tidak ada satu pun makhluk yang diciptakan tanpa alasan. Keberadaan tiap makhluk diperlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Sebagai makhluk yang berakal, manusia dituntut untuk terus melakukan upaya guna menjaga kelangsungan hidup di Bumi.

Tetapi bagi hewan, menjaga Bumi sudah menjadi tugas sejak dulu dan setiap hari. Sebenarnya, ada banyak sekali poker deposit linkaja binatang yang memiliki jasa besar dalam menjaga Bumi, dan karenanya, sangat penting untuk menjaga populasi mereka. Inilah hewan-hewan yang memiliki peran penting dalam menjaga Bumi.

Berang-berang

Berang-berang pada mulanya dianggap sebagai hama dan pernah hampir punah di tahun 1800-an. Untungnya, saat ini jumlah berang-berang telah pulih kembali dan aktivis memperkenalkan kembali hewan-hewan tersebut ke bagian alam yang membutuhkan sedikit pengaturan.

Ternyata, perilaku menggerogoti dan membendung berang-berang memiliki banyak manfaat bagi Bumi, menurut laman The Atlantic. Hewan-hewan ini membantu mencegah banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan. Selain itu, berang-berang dapat mengatur saluran air yang sangat membantu ikan dan dapat menangkis beberapa efek perubahan iklim.

Hiu

Hiu mungkin dianggap sebagai predator yang menakutkan. Tetapi, di balik kesan menakutkan tersebut, hiu berperan dalam menjaga keseimbangan kehidupan samudra. Menurut laman Oceana, hiu memakan ikan yang lemah, tua, dan sakit, yang mencegah penyebaran penyakit di antara kehidupan laut.

Hiu juga membantu keanekaragaman hayati dan memperkuat lungkang gen. Efek ini baik ke organisme sederhana seperti alga, yang jika tidak dikendalikan dapat membuat perubahan yang menghancurkan di Bumi.

Gajah

Gajah adalah salah satu spesies hewan paling cerdas di Bumi. Hewan bertubuh besar ini tidak hanya memiliki emosi yang kuat, tetapi juga memainkan peran kunci dalam lingkungan. Dikutip dari laman Save The Elephants, gajah menggunakan taringnya untuk menggali air selama cuaca kering. Tindakan ini menyediakan air untuk hewan lain di habitat bersama mereka.

Gajah juga membuat celah di vegetasi hutan saat mereka makan, ini menciptakan ruang bagi tanaman baru untuk tumbuh dan bagi hewan yang lebih kecil untuk menemukan jalur baru melalui hutan.

Lebah

Earthwatch Institute menyatakan lebah sebagai spesies hidup terpenting bagi planet bumi. Tapi yang memprihatinkan, lebah termasuk dalam daftar spesies yang terancam punah saat ini.

Menurut laman Science Times, studi menunjukkan bahwa penurunan dramatis 90 persen populasi lebah dalam beberapa tahun terakhir. Penyebab utamanya adalah karena penggundulan hutan, penggunaan pestisida, atau kurangnya bunga.

Lebah termasuk makhluk terpenting di bumi karena 70 persen pertanian dunia bergantung secara eksklusif pada lebah. Tanpa kerja keras lebah dalam melakukan penyerbukan, banyak tanaman yang tidak akan bisa berkembang biak.

Untuk melindungi makhluk kecil yang berperan penting bagi tanaman ini, kita perlu segera melarang penggunaan pestisida, memantau kesehatan lebah dengan cermat, dan mempromosikan area pertanian yang sepenuhnya alami.

Kelelawar

Kelelawar dianggap sebagai makhluk yang menakutkan bagi sebagian orang, padahal kelelawar berperan penting dalam menyelamatkan Bumi. Hewan nokturnal ini sangat ahli dalam membunuh segala jenis serangga, dan makan hingga ratusan jam. Nafsu makan ini membantu mengendalikan populasi serangga dan melindungi tanaman, menurut laman VOA.

Kelelawar juga membantu dalam terobosan medis. Air liur mereka digunakan untuk membantu penderita stroke, sementara kemampuan ekolokasi mereka sedang dipelajari untuk membantu para tunanetra. Bat guano, yang didapat dari kotoran kelelawar memang memiliki bau yang busuk, tetapi bat guano adalah salah satu pupuk terbaik untuk menjaga tanaman agar terus berkembang.

Burung

Burung melakukan banyak hal untuk menjaga Bumi. Menurut laman One Green Planet, dari penyebaran benih hingga penyerbukan tanaman, semuanya dilakukan oleh burung. Burung juga membantu pengendalian hama serangga dengan memakan serangga kecil dan membantu aerasi tanah dengan cara menggali dengan cakar mereka. Burung juga berperan dalam pembusukan hutan dan bertindak sebagai bioindikator ekosistem.

Wah, ternyata hewan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan Bumi. Tidak bisa dibayangkan apa jadinya jika hewan-hewan ini lenyap dari muka Bumi. Untuk itu, yuk bantu jaga lingkungan agar hewan-hewan tidak punah dan dapat terus menjaga Bumi.