Kategori
Pets

Hewan Unik yang Hidup di Arab Saudi

Hewan Unik yang Hidup di Arab Saudi, Ada Rubah Terkecil di Dunia

Hewan Unik yang Hidup di Arab Saudi – Bicara masalah Hewan saya mau membahas yakni hewan yang jarang di jumpai di Negara Arab sementara di negara lain atau di negara kita misalnya amat sangat banyak jumlahnya. Arab Saudi adalah salah satu negara Timur Tengah yang paling terkenal di dunia.

Khususnya bagi umat Muslim, karena negara ini dikenal sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad serta tempat munculnya agama Islam. Selain itu, Arab Saudi juga punya pengaruh luar biasa bagi dunia dalam hal ekspor minyak bumi dan perkembangan ilmu pengetahuan di masa lampau.

Kamu mungkin sudah download aplikasi idnplay terbaru tahu cukup banyak tentang negara ini. Bahkan kamu atau keluargamu mungkin sudah pernah datang ke negara ini. Tapi bagaimana dengan kehidupan alam liar di negara ini? Arab Saudi juga memiliki berbagai jenis satwa yang menakjubkan lho. Ini dia hewan di antaranya.

Kucing pasir

Tak hanya rubah, di Arab Saudi juga kita bisa menemukan hewan keluarga kucing yang sangat imut, yaitu kucing pasir (Felis margarita). Dilansir Treehugger, kucing pasir adalah satu-satunya spesies keluarga kucing yang menghabiskan seluruh hidupnya di gurun pasir yang panas. Maka jangan remehkan mereka, meski tampak imut, kucing ini sangat tangguh lho!

Kucing pasir adalah salah satu spesies kucing terkecil, dengan panjang hanya sekitar 50 cm dan berat hingga 3,6 kg. Tapi mereka sanggup bertahan hidup tanpa minum hingga beberapa minggu. Telinganya yang besar memiliki fungsi mirip seperti rubah fennec, dan telapak kaki mereka ditutupi bulu tebal untuk menahan panas. Keren!

Babun hamadyra

Meski tak banyak terdapat hutan di Arab Saudi, negara ini juga dihuni oleh beberapa jenis primata. Salah satunya babun hamadyra (Papio hamadryas). Dilansir Animalia, babun ini tersebar di Etiopia, Somalia, hingga Yaman dan Arab Saudi, sehingga menjadi spesies babun dengan persebaran paling jauh ke utara.

Babun hamadyra tidak hidup di hutan. Habitat mereka berupa stepa dan padang rumput yang dekat sumber air. Mereka hidup berkelompok yang bisa berisi hingga ratusan individu. Mereka merupakan omnivor, dan menggunakan gigi taringnya yang bisa mencapai empat cm, babun ini sanggup memangsa reptil, burung, bahkan mamalia sebesar antelop.

Viper gurun bertanduk

Sementara reptil yang menghuni Arab Saudi adalah berbagai jenis kadal dan ular yang mampu hidup di kawasan gurun yang gersang. Contohnya adalah viper gurun bertanduk (Cerastes cerastes). Sesuai namanya, ular ini punya ciri khas berupa tanduk kecil yang terdapat di atas kepalanya. Ular ini berukuran sedang dengan panjang mencapai 85 cm.

Viper gurun bertanduk memiliki persebaran dari Afrika Utara hingga ke Timur Tengah. Berhabitat di gurun pasir, ular ini bergerak dengan cara menyamping supaya tidak tertimbun pasir dan tubuhnya tidak harus terus bersentuhan dengan permukaan pasir yang panas. Ular ini berbisa, namun habitat mereka yang ekstrem membuat kasus gigitan ular ini jarang terjadi.

Rubah fennec

Lucu banget ya rubah yang satu ini! Rubah fennec (Vulpes zerda) adalah spesies terkecil dari famili Canidae alias keluarga anjing. Melansir laman National Geographic, ukuran hewan ini hanya sekitar 40 cm, ditambah ekor sepanjang 30 cm. Sementara berat mereka hanya berkisar 1,5 kg saja.

Yang paling mencolok dari rubah fennec adalah telinganya yang sangat besar. Panjang telinganya mencapai 15 cm, alias hampir setengah panjang tubunya. Fungsi telinga besarnya itu adalah untuk mendinginkan tubuhnya di tengah kondisi gurun yang panas. Selain itu, telinga sebesar itu mempermudah mereka mencari mangsa yang bersembunyi di dalam pasir.

Hyrax bebatuan

Hyrax bebatuan (Procavia capensis) memiliki penampilan yang mirip seperti guinea pig, tapi mereka sebenarnya bukan hewan pengerat. Mereka juga bukan kerabat kelinci atau sejenisnya, tapi memiliki ordo tersendiri yang disebut Hyracoidea. Yang mengejutkan, hewan yang kekerabatannya paling dekat dengan mereka adalah gajah!

Sesuai namanya, hyrax bebatuan hidup di kawasan pegunungan berbatu mulai dari Afrika hingga ke kawasan Timur Tengah. Laman San Diego Zoo menyebut bahwa mereka hidup dalam koloni yang bisa berisi hingga 50 individu. Hyrax adalah herbivor, dan makanan mereka mencakup rumput, daun, dan buah-buahan.

Elang verreaux

Arab Saudi juga menjadi rumah menjadi banyak jenis burung. Salah satu burung paling menakjubkan yang bisa kita lihat di negara ini adalah elang verreaux (Aquila verreauxii). Elang ini sebenarnya memiliki teritori di Afrika bagian selatan dan timur. Tapi mereka juga bisa ditemukan di Arab Saudi dan Yaman.

Elang verreaux memiliki ukuran yang besar. Laman Oiseaux Birds menyebut bahwa panjang mereka mencapai 90 cm, bentang sayap 2 meter, dan berat hingga 5,8 kg. Pada musim kawin, elang verreaux jantan akan memamerkan atraksi terbang akrobatik untuk menarik perhatian betina. Mangsa favorit elang ini adalah hyrax bebatuan, tapi mereka juga makan kelinci, reptil, dan burung kecil.

Enam hewan di atas adalah beberapa contoh hewan unik yang hidup di Arab Saudi. Kalau beruntung, kamu mungkin bisa melihat mereka secara langsung saat berkunjung ke sana suatu hari nanti. Gimana, kamu tertarik?