Kategori
Pets

Cara Merawat Kucing Anggora yang Benar Agar Sehat

Cara Merawat Kucing Anggora yang Benar Agar Sehat

Cara Merawat Kucing Anggora yang Benar Agar Sehat – kucing anggora adalah hewan yang sangat lucu dan menggemaskan. Namun Banyak orang yang masih bingung mengenai tata cara merawat kucing anggora yang benar.

Memberi anggora makanan mahal saja tak cukup menjamin bahwa si kucing akan tumbuh sehat sesuai yang diinginkan oleh si pemilik.

Tips kali ini dapat membantu untuk lebih memahami karakteristik kucing anggora. Namun, kalau kamu sudah sering memelihara kucing pun, sepertinya kamu masih perlu tahu beberapa tips di bawah ini.

1. Pilih makanan yang tepat 

Jika ingin kucing tetap sehat dan bulunya indah hal pertama yang harus diperhatikan adalah makanan dan minuman kucing.

Makanan yang baik untuk kucing ras ini adalah makanan yang memiliki kandungan garam sedikit, lebih baik berikan makanan kering supaya bulunya tidak rontok.

2. Jangan beri air minum mentah 

Kalau kamu memberikan makanan kering sebaiknya diikuti dengan pemberian air minum yang cukup supaya sistem pencernaan kucing tetap berfungsi dengan baik.

Air minum yang diberikan untuk kucing sebaiknya denagn air matang, atau air galon yang sudah di didihkan terlebih dahulu.

Simpan bahan makanan dan air minum ditempat yang bersih, jaga kebersihan kandang dan jauhkan kucing kamu dari kucing kampung atau kucing liar.

3. Menjaga Kebersihan kucing 

Memelihara kucing tidak hanya memberi makan dan minum saja, namun kamu juga harus melakukan perawatan lain yang bisa membuat kucing kamu semakin sehat dan lucu.

Lakukan juga perawatan pada kuku kucing, potong kuku kucing dengan teratur supaya kucing tidak berbahaya ketika digendong.

Perawatan atau periksa kesehatan kucing setidaknya dilakukan setiap bulan, supaya kesehatan tetap prima. Lakukan pemeriksaan ke rumah sakit hewan atau klinik hewan yang berkualitas.

4. Vaksin Kucing Anggora 

Vaksin pada kucing dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, agar ketika ada paparan virus kucing kamu aman dari infeksi karena sudah memiliki antibodi virus tersebut.

Jenis vaksin untuk kucing ras ini ada berbagai macam, kamu bisa memilih vaksin dari perusahaan mana sesuai dengan saran dokter hewan.

 

Kategori
Pets

Manjakan Anjing Anda di PAWS Mall Kelapa Gading

Manjakan Anjing Anda di PAWS Mall Kelapa Gading

Manjakan Anjing Anda di PAWS Mall Kelapa Gading – Di awal tahun 2019, Summarecon Mall Kelapa Gading (MKG) menghadirkan fasilitas unik yaitu area aktivitas khusus bagi para pengunjung yang juga pecinta anjing untuk membawa peliharaannya dengan nama PAWS.

Berlokasi di area ruang terbuka, Gading Walk MKG, PAWS secara perdana mulai dibuka untuk umum pada 5 Januari 2019.

Beragam fasilitas bermain dan ketangkasan yang dilengkapi juga dengan fasilitas parkir di sekitar area Gading Walk untuk memudahkan pengunjung bersama anjing-anjing peliharaannya.

Paws dibagi menjadi dua area playground beralaskan rumput sintetis. Area pertama adalah area khusus untuk anjing jenis kecil dan area kedua khusus untuk anjing jenis besar yang langsung terkoneksi dengan kolam renang berukuran 9 x 3 meter.

Paws yang merupakan taman bermain anjing pertama di Indonesia yang hadir di dalam area mall, karena melihat besarnya antusiasme dan kebutuhan para dog lovers.

Berbagai fasilitas di tawarkan di PAWS

Selain itu untuk memanjakan anjing kesayangan Anda dengan perawatan yang baik, Paws juga menawarkan jasa Grooming, Dog Day Care, dan Dog Hotel. Grooming tersedia dalam beberapa pilihan, antara lain Blow Dry untuk membilas, mengeringkan, dan mengharumkan anjing yang selesai berenang.

Kemudian adapula Express Grooming yang hanya membilas, shampo, dan pengeringan, dan ada juga Basic Grooming yang lebih detail dalam proses pembersihannya. Sedangkan Dog Day Care adalah jasa penitipan anjing dengan membayar biaya per jam dan Dog Hotel adalah jasa penginapan anjing kesayangan Anda.

Fasilitas terbaru ini beroperasional setiap hari mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB dengan Harga Tiket Masuk Rp 50.000,- untuk satu ekor anjing dan maksimal 2 pendamping, para pecinta anjing sudah dapat menikmati fasilitas playground yang ada di dalam PAWS.

Untuk menikmati fasilitas di PAWS, ada beberapa peraturan yang perlu dipatuhi di antaranya setiap pengunjung wajib membersihkan kotoran anjingnya masing-masing, dilarang membawa makanan atau minuman ke dalam PAWS, dan hal paling utama yaitu setiap anjing yang berada di dalam Paws menjadi tanggung jawab para pemiliknya masing-masing.

Kategori
Pets

5 Hewan Peliharaan Lucu Namun Berbahaya Untuk Anak

5 Hewan Peliharaan Lucu Namun Berbahaya Untuk Anak

7 Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan untuk Anak

5 Hewan Peliharaan Lucu Namun Berbahaya Untuk Anak – Memiliki dan memelihara hewan peliharaan adalah hal yang menyenangkan. Bahkan terkadang bisa memberikan ketenangan dan kepuasan tersendiri ketika bermain-main dengan mereka.

Sementara bagi anak-anak, hewan peliharaan bisa menjadi teman yang menyenangkan sekaligus mengajarkan anak-anak pentingnya kasih sayang kepada sesama makhluk hidup.

Namun khusus anak-anak, ada beberapa hewan yang meskipun lucu, tapi berbahaya sehingga harus didampingi oleh orang tua jika tetap ingin memeliharanya. Berikut ini sudah kita rangkum hewan apa sajakah itu. Yuk disimak..

KURA-KURA 
Kura-kura menjadi hewan yang kini cukup digemari untuk dijadikan hewan peliharaan. Disamping jenisnya banyak, corak pada cangkangnya yang beragam pun menjadikan kura-kura ini semakin menarik. Pun, perawatannya tidak terlalu sulit. Tapi sayangnya, kura-kura ini membawa bakteri yang cukup berbahaya yaitu salmonella. Peristiwa terbaru terjadi di Amerika, seorang anak berusia tiga bulan meninggal gara-gara menyentuh kura-kura. 
ULAR 
Sebenarnya bukan cuma untuk anak-anak. Ular juga berbahaya bagi orang dewasa apalagi kalau ukurannya sudah besar. Terutama jenis piton, atau boa yang tidak berbisa memiliki corak warna menarik. Tetap saja, ular adalah hewan yang berbahaya. Jika tetap ingin memelihara hewan melata ini beri pengertian dan selalu dampingi anak. 
ANJING CHIHUAHUA 

Anjng, apapun jenisnya biasanya merupakan hewan peliharaan yang sangat digemari. Tetapi memang jenis tertentu memiliki karakter yang sedikit agresif dibandingkan jenis lainnya. Misalnya saja jenis Chihuahua yang terlihat imut karena bentuk fisiknya yang kecil. Meski kecil, anjing jenis ini memiliki karakter yang lumayan agresif dan tidak suka dijahilin! Jadi tetap hati-hati ketika memelihara anjing jenis ini.

LANDAK

Hewan imut ini memang benar-benar lucu. Apalagi jenis tertentu yang bentuk fisiknya kecil. Tetapi jenis apapun itu, landak memiliki duri-duri runcing yang tentunya sangat berbahaya untuk anak-anak. Apalagi tanpa pengawasan. Tertusuk duri landak seringkali menyebabkan demam, pusing, dan mual.

MARMUT

Sama seperti Landak, marmut adalah hewan pengerat lucu yang tak ada tampang seram-seramnya sedikitpun. Mereka benar-benar memiliki tampang lucu. Jika sekedar mencakar mungkin tak begitu menjadi masalah serius, tetapi masalahnya ada pada bakteri yang terkadang ada pada marmut yaitu bakteri stapylococcus aureus yang menyebabkan pneuomonia, atau sepsis

 

Kategori
Pets

Viral! Anjing Bernama Gen ini Punya Wajah Ekspresif

Viral! Anjing Bernama Gen ini Punya Wajah Ekspresif

https: img.okezone.com content 2020 08 11 612 2260640 gen-si-anjing-berwajah-ekspresif-yang-viral-di-medsos-48oyoOfeT5.jpgViral! Anjing Bernama Gen ini Punya Wajah Ekspresif – Seekor anjing yang sangat ekspresif dari Jepang menjadi viral di media sosial, karena menampilkan wajah yang tidak biasa saat difoto. Anjing tersebut berjenis Corgi dengan nama Gensaku ini tinggal bersama pemiliknya Chikomaru di Prefektur Okayama, Jepang.

Anjing yang menggemaskan ini sebenarnya sudah ada di Instagram sejak 2015. Tetapi ia baru menjadi viral dan memperoleh banyak pengikut di akun Instagramnya dalam beberapa bulan terakhir. Selain sering mengeluarkan ekspresi, Gensaku yang sering dipanggil Gen juga menyukai suatu hal yang tidak biasa.

“Kebanyakan anjing mungkin takut dengan rumah sakit dan salon, tapi Gen akan menggoyangkan ekornya bahkan di meja pemeriksaan. Dia juga mencintai perawat. Tapi anehnya, dia takut pada papan nama,” ucap Chikomaru sang pemilik Gen, melansir dari Next Shark.

Gen dikabarkan menderita beberapa penyakit, di antaranya kejang epilepsi, hiperplasia prostat, dan gagal ginjal kronis. Penyakit ginjal yang diderita Gen menyebabkan dirinya selalu haus dan sering buang air kecil.

Gen memulai harinya sangat awal pada pukul 04:30 pagi untuk membangunkan pemiliknya. Ia lantas tertidur lagi selama 15 menit sebelum berjalan-jalan dengan Chikomaru pada pukul 06:00.

Karena kondisi kesehatannya, ia sering pergi ke dokter hewan sekitar pukul 10.00 sepanjang minggu. Chikomaru membawa Gen ke klinik dokter hewan untuk mendapatkan infus dan tes darah dan kadang-kadang mendapat suntikan jika dia merasa tidak enak badan.

Gen makan camilan pada tengah hari sebelum tidur siang selama empat jam. Setelah bangun, ia akan berjalan kaki selama 20 menit, lalu makan malam dan minum obat-obatan. Ia memiliki waktu untuk berjalan selama 30 menit lagi sebelum waktu tidurnya pukul 21:30.

Pemiliknya sangat menyayangi Gen

Chikomaru mengaku sering mengambil foto dari wajah alami Gen yang sewaktu dia keluar bermain. Semua foto tersebut ada di akun Instagram-nya. Foto tersebut menunjukkan betapa bahagianya Gen.

“Anjing adalah keluarga. Walaupun anak anjing datang kepada Anda dengan banyak penyakit yang tidak dapat disembuhkan sejak lahir, itu bukanlah alasan untuk melepaskannya. Ya, Gen akan menjalani hidup yang jauh lebih pendek daripada anjing rata-rata,” sambungnya.

Chikomaru mengatakan perawatan Gen menghabiskan banyak uang. Tapi ia sudah berjanji akan terus memberinya perawatan terbaik sesuai yang ia mampu serta cinta yang sangat besar.

“Saya pikir berpegang pada perawatan Anda dan menghabiskan waktu dengan orang yang Anda cintai adalah rahasia untuk memiliki hidup yang pendek dan hebat,” jelasnya.

 

Kategori
Pets

Begini Caranya Buat Kamu Yang Ingin Merawat Landak Mini

Begini Caranya Buat Kamu Yang Ingin Merawat Landak Mini

Begini Caranya Buat Kamu Yang Ingin Merawat Landak Mini – Merawat landak itu susah-susah-gampang. Susah karena kebutuhannya agak ribet, gampang karena sebenarnya kita tidak perlu mengajak main setiap hari karena landak mini merupakan hewan yang soliter. Itu berarti mereka tidak suka hidup berkelompok dan lebih memilih menyendiri sepanjang hidup meskipun memang tetap kawin dan beranak-pinak.

Landak mini merupakan hewan nokturnal. Jam tidurnya berbalik dengan manusia. Mereka bangun ketika malam tiba dan tidur ketika matahari terbit. Jadi kamu enggak perlu ngajak main pun tidak masalah. Namun, jika kamu ingin landak mini semakin akrab dan nurut dengan kamu, cukup diajak main 30 menit dalam sehari.

Buat kamu yang ingin memelihara landak mini, pastikan kamu memilih breeder landak yang tepat. Kamu harus tahu bahwa breeder itu mengembangbiakan landak mini yang sehat tanpa ada catatan penyakit pribadi maupun penyakit bawaan dari induknya.

1. Kandang 

Siapkan kandang yang cukup besar, bisa kandang kelinci ataupun menggunakan kontainer besar. Minimal ukuran kandang ialah 75 cm x 45 cm x 30 cm. Dasar dari kandang harus solid tidak boleh bolong-bolong karena kaki landak bisa tersangkut dan patah.

Selain kandang, kamu perlu menyiapkan kotak bersembunyi atau rumah-rumahan di dalam kandang. Landak mudah stres dan sangat suka bersembunyi.

2. Peralatan Mandi 

Kamu hanya boleh memandikan landak mini dengan sabun mandi untuk bayi dan menyikat tubuhnya dengan sikat gigi yang halus. Landak merupakan hewan yang cukup sensitif sehingga tidak bisa menggunakan sembarang sabun atau sampo untuk memandikannya. Dibutuhkan sabun atau sampo khusus bayi agar matanya tidak iritasi.

Kamu juga harus menyediakan Detol cair. Detol dibutuhkan untuk menghindarkan landak terkena kutu. Kutu landak berbentuk seperti serbuk putih yang berjalan-jalan di permukaan kulit. Kutu landak biasa disebut sebagai mites.

Ketika memandikan dan membilas landak menggunakan Detol cair sudah tidak mempan, coba campur satu gayung air hangat dengan dua tutup botol kecil cuka apel dalam wadah baskom dan rendam tubuh landak sambal disikat secara perlahan. Jangan sampai kena matanya ya, perih!

3. Obat 

Kamu juga harus mesnyiapkan Betadine jika landak terluka. Landak merupakan hewan yang cukup lincah sehingga dalam aktivitas kesehariannya sering kali landak berdarah karena terbentur sesuatu atau terkena durinya sendiri. Jika landak berdarah, cukup teteskan sedikit Betadine agar luka cepat kering.

4. Makanan 

Landak mini cukup diberi makanan padat kucing atau pelet ikan lele. Ada banyak pilihan makanan khusus landak, tetapi setelah mempertimbangkan kandungan gizinya, makanan kucing yang padat atau pelet ikan lele mengandung nutrisi yang cukup untuk landak. Untuk minum landak, jangan sesekali memberikan air keran karena tubuh landak mini sangat sensitif terkena bakteri. Sediakan air mineral botol kemasan karena sudah terjamin steril.

Kategori
Pets

Ini Tanda Kalau Kucing Sedang Marah Padamu loh

Ini Tanda Kalau Kucing Sedang Marah Padamu loh

Ini Tanda Kalau Kucing Sedang Marah Padamu – Kucing adalah hewan unik karena sering kali sikapnya berubah sesuka hati. Namun, kamu perlu sadari jika teman berbulu ini secara aktif menghindar darimu lebih lama dari biasanya.

Pakar perilaku kucing dan manajer operasi dari National Cat Protection Society mengatakan jika kucing yang menjauh darimu dalam waktu yang lama bisa pertanda kalau hewan kesayanganmu ini sedang cemas, takut, atau marah. Mengertilah tanda-tandanya hingga kamu tidak salah dalam menyikapi perilakunya.

Inilah beberapa tanda kalau kucingmu sedang marah:

1. Kucing menggeram padamu 

9 Foto Kucing Saat Marah, Pura-pura Garang tapi Tetap Menggemaskan!

Jangan berpikir hanya anjing yang menggeram ketika marah. Itu karena kucing juga melakukan hal yang sama. Kucing yang menggeram menjadi pertanda kalau dia sedang tidak senang atau marah.

Jika sudah begini, ada baiknya berikan ruang dan hubungan yang positif dengannya. Kamu bisa mencoba untuk bermain dengannya, memberi makan, atau mengajaknya berbicara dengan suara yang lembut.

2. Kucing bersembunyi di bawah kursi dan gak mau keluar 

Kucing 101: 5 Tanda Kucing Sedang Marah Padamu, Jangan Anggap Remeh! 

Bersembunyi menjadi tanda awal kucingmu sedang tidak bahagia atau takut. Kamu gak boleh menyeretnya keluar dari persembunyiannya. Biarkan saja kucingmu melakukan hal ini sampai dia merasa nyaman.

Jika kamu memaksanya untuk keluar dari persembunyiannya, bisa-bisa kamu akan menghadapi sifatnya yang menyerang secara agresif. Gak mau dicakar, kan?

3. Ekor kucing bergerak dengan cepat 

Kebingungan, Kucing Ini Heran Ekornya Bisa Bergerak Sendiri ...

Tanda halus pertama bila kucingmu sedang marah ialah ekornya mengayun cepat ke kanan dan ke kiri. Setiap kali kamu melihat ekornya bergerak dengan cepat, segera hentikan apa pun yang kamu lakukan. Bisa saja aktivitas yang sedang kamu lakukan telah membuatnya marah. Berilah kucing sedikit ruang hingga dia tenang.

4. Kucing menolak makanan favoritnya 

Kucing 101: 5 Tanda Kucing Sedang Marah Padamu, Jangan Anggap Remeh! 

Ketika kucing peliharaanmu marah, mungkin dia akan menolak atau hanya makan sedikit makanan favoritnya. Sering kali, hal ini terjadi ketika dia berada di situasi yang belum familier.

Namun, kamu harus waspada dengan tingkah lakunya yang satu ini karena bisa saja kucingmu ingin menunjukkan kalau dia sakit. Jika masih melakukannya hingga 1 atau 2 hari, kemungkinan dia sakit. Segera cek ke dokter hewan, ya!

5. Seluruh bulu berdiri 

Kucing 101: 5 Tanda Kucing Sedang Marah Padamu, Jangan Anggap Remeh! 

Terdapat stereotip kucing yang marah ialah kucing yang meringkuk hingga punggungnya melengkung, ekornya menjadi lebat, dan bulu-bulunya berdiri. Stereotip ini benar adanya, lho.

Kucing akan melakukan ini supaya terlihat lebih mengintimidasi dan lebih besar. Ini menjadi kode untuk tidak mendekatinya. Kalau memaksa untuk berdekatan, bersiaplah untuk dipukul dan dicakar. Tentu kamu tidak mau kan.

Kategori
Pets

Cara Mendapatkan Izin Memelihara Hewan Langka

Cara Mendapatkan Izin Memelihara Hewan Langka

Cara Mendapatkan Izin Memelihara Hewan Langka, – Memelihara hewan ataupun satwa liar bisa dijadikan hobi, meski hewan tersebut termasuk dalam kategori hewan langka, yang menjadi perhatian pemerintah khususnya Suaka Margasatwa (BKSDA) atau Balai Konservasi. Sekarang, masyarakat umum bisa membantu pemerintah dalam menjaga dan melestarikan satwa liar yang dilindungi.

Tentunya, masyarakat harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh BKSDA. Dalam hal ini masyarakat harus membantu sekaligus medukung program pemerintah.

Cara membuat surat izin memelihara hewan langka adalah dengan mengajukan proposal izin menangkarkan atau memelihara hewan ke BKSDA. Kemudian, menyerahkan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk perseorangan dan akta notaris untuk badan usaha.

Selanjutnya, menyertakan Surat Bebas Gangguan Usaha dari kecamatan setempat, yang berisi keterangan bahwa aktivitas penangkaran dan pemeliharaan hewan tidak mengganggu lingkaran sekitar. Selain itu, juga memberikan bukti tertulis asal usul indukan hewan langka yang dipelihara.

Berikut syarat-syarat untuk memelihara atau memperjualbelikan hewan langka:

  • Hewan langka yang dimanfaatkan untuk peliharaan atau diperjualbelikan harus didapatkan dari penangkaran, bukan dari alam.
  • Hewan langka yang boleh dimanfaatkan yang berasal dari penangkaran merupakan kategori F2.

Yang dimaksud dengan kategori F2 adalah hewan generasi ketiga yang dihasilkan dari penangkaran. Syarat dalam memastikan hewan yang telah melewati 3 generasi penangkaaran dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kesiapan teknis, mencakup kandang tempat penangkaran atau pemeliharaan, kesiapan pakan. Dan perlengkapan dalam memelihara hewan yang dilindungi.

Selain itu, juga memiliki Surat Rekomendasi dari kepala BKSDA setempat, jika hewan berasal dari daerah lain.

Apakah Appendix itu?

Hewan juga dikategorikan ke dalam dua bagian Appendix, yaitu Apendix 1 dan Appendix 2.

Hewan langka dengan kategori Appendix 1 adalah hewan langka yang jumlahnya kurang dari 800 ekor di alam. Meski sudah ditangkarkan, hewan ini tidak boleh dimanfaatkan untuk apa pun dan harus tetap kembali ke kawasan konservasi.

Karena jumlah populasinya yang terbatas, maka hewan-hewan ini dilarang untuk diperjualbelikan. Contohnya adalah Anoa, badak bercula satu, harimau Sumatera, macan dahan, serta orangutan.

Yang kedua, hewan langka dengan kategori Appendix 2 adalah hewan langka yang dilindungi di alamnya. Tidak boleh diambil dan dijual apabila keturunan hewan langka langsung dari alam. Namun, apabila sudah ditangkarkan, maka keturunan generasi ketiga atau F2-nya boleh dimanfaatkan.

Hewan langka yang legal untuk dimanfaatkan setelah ditangkarkan hanya hewan dengan kategori Appendix 2. Sedangkan hewan langka kategori Appendix 1, walau sudah ditangkarkan, tetap tidak boleh dimanfaatkan untuk apapun karena harus dikonservasi. Contohnya, Elang, alap-alap, buaya muara, termasuk jalak bali.