Kategori
Pets

Hewan Peliharaan Umum ini Ilegal Jadi Peliharaan di Negara Lain Lho

Hewan Peliharaan Umum ini Ilegal Jadi Peliharaan di Negara Lain Lho

Hewan Peliharaan Umum ini Ilegal Jadi Peliharaan di Negara Lain Lho – Hewan lucu akan mengubah perasaan dan pikiran seseorang menjadi ceria dan segar kembali. Sebab, hewan lucu tersebut dapat mengurangi tingkat stress akibat rutinitas sehari-hari. Terlebih apabila Anda memiliki hewan lucu ini sebagai peliharaan di rumah.

Di Indonesia, kepemilikan hewan peliharaan bisa di bilang cukup bebas. Kamu bisa memelihara ular, monyet, kucing, tupai, dan bahkan hewan yang tak lazim seperti kancil sekalipun. Namun kebebasan tersebut tidak bisa kamu dapatkan di berbagai negara lain.

Hewan-hewan yang dianggap lazim di pelihara di Indonesia ternyata bisa dianggap ilegal untuk di pelihara. Siapa pun yang memeliharanya akan di kenakan sanksi berupa daftar idn poker denda. Alasan pelarangannya pun bermacam-macam. Mulai dari alasan keamanan, untuk menjaga kelestarian lingkungan, hingga kepentingan kepercayaan.

1. Hamster di larang di pelihara di Hawaii. Sebab cuaca negara tersebut sama seperti habitat asli hamster. Di khawatirkan populasinya menjadi terlalu banyak dan liar sehingga akan merusak lingkungan
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
2. Sebagian jenis ular memang wajar di pelihara di Indonesia. Namun hewan ini ilegal untuk di pelihara di Amerika Serikat, Australia, dan negara-negara lain untuk alasan keamanan
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
3. Memelihara anjing pit bull termasuk tindakan ilegal di berbagai daerah di Inggris, Australia, Amerika, dan sejumlah negara lain. Alasannya karena pit bull terkenal agresif dan sering mencelakai orang-orang di sekitarnya
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
4. Kelinci, si imut ini ternyata tidak boleh di pelihara di Queensland, Australia, lho. Ini karena kelinci berkontribusi besar dalam kerusakan lahan dan erosi di negara tersebut
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
5. Kamu tak boleh memelihara kura-kura jika tinggal di India. Sebab banyak orang yang tak mampu membedakan spesies kura-kura biasa dan yang hampir punah
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
6. Singapura mengategorikan sugar glider ke dalam hewan liar sehingga warganya tidak boleh memelihara hewan ini. Siapa pun yang melanggar akan di kenakan denda Rp10 juta
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
7. Iguana adalah salah satu favorit pencinta reptil Indonesia. Namun hewan ini tidak boleh di pelihara di Singapura. Sebab mereka merupakan ancaman untuk kelestarian lingkungan
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
8. Di negara kita, monyet sering di eksploitasi untuk mencari uang. Akan tetapi primata ini tak boleh di pelihara ataupun di latih untuk hiburan. Sebab mereka memiliki kaitan dengan kepercayaan agama Hindu dan kita harus menghormatinya
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
9. Quaker parrot adalah favorit para pencinta burung karena mereka pintar mengoceh. Namun ternyata mereka termasuk hewan invasif yang harus di basmi di beberapa negara bagian Amerika
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara
10. Kucing-kucing eksotis seperti savannah dan bengal tidak boleh di pelihara di Jepang. Aturan ini di buat untuk meminimalkan hewan-hewan yang berpotensi bertindak agresif
10 Hewan Peliharaan Umum yang Ilegal Dipelihara di Berbagai Negara

Itulah sejumlah hewan yang sebenarnya umum menjadi peliharaan namun ternyata dianggap ilegal di berbagai negara karena berbagai alasan

Kategori
Pets

Mitos seputar Hewan yang Paling Terkenal

Mitos seputar Hewan yang Paling Terkenal, namun Ternyata Keliru

Mitos seputar Hewan yang Paling Terkenal – nampaknya telah menjadi salah satu benda yang tak dapat dipisahkan dari genggaman kita setiap harinya. Dengan adanya smartphone hidup kita terasa jauh lebih mudah. Mitos apa yang kamu yakini? Di Indonesia, ada banyak mitos yang berkembang dan dipercaya oleh masyarakat.

Misalnya, kupu-kupu masuk rumah berarti rumah tersebut akan kedatangan tamu. Atau gadis yang duduk di depan pintu akan kesulitan mendapatkan jodoh.

Ada pula mitos seputar hewan yang dipercaya oleh banyak orang, tetapi ternyata keliru. Seperti apa Daftar ID Poker 99 fakta sebenarnya? Mari kita luruskan miskonsepsi itu di sini!

Mitos: hiu bisa mencium aroma setetes darah dalam jarak bermil-mil

Fakta: Indra penciuman hiu memang punya kepekaan tinggi. Mereka bisa mendeteksi bau hingga 1 bagian darah per 10 miliar bagian air. Ini tergantung bahan kimia dan spesies hiu, laman Science Focus memaparkan.

Namun, terlalu mustahil hiu bisa mencium aroma setetes darah dari jarak bermil-mil. Bila diibaratkan, 1 bagian darah per 10 miliar air itu sama seperti setetes darah di kolam renang ukuran olimpiade, bukan seluas samudra.

Mitos: anjing dan kucing itu buta warna

Fakta: Ternyata, anjing dan kucing mempunyai penglihatan yang jauh lebih baik dari yang kita duga. Keduanya bisa melihat warna biru dan hijau. Mereka juga memiliki lebih banyak batang (rods), yaitu sel pengindraan cahaya di mata sehingga bisa melihat lebih baik dalam cahaya redup, dikutip dari laman Business Insider.

Meski begitu, penglihatan anjing dan kucing tetap berbeda dengan manusia. Bagi kucing, warna merah dan merah muda mungkin tampak lebih hijau, sementara warna ungu tampak seperti biru.

Di sisi lain, anjing mempunyai lebih sedikit kerucut (cones), yakni sel-sel pengindraan warna di mata. Sehingga, peneliti memperkirakan penglihatan warna anjing hanya 1/7 dari manusia.

Mitos: tikus sangat menyukai keju

Fakta: Kartun yang kita tonton meyakinkan kita bahwa keju adalah makanan utama tikus. Padahal, tikus mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran untuk bertahan hidup.

Menurut studi yang dilakukan oleh University of Manchester di tahun 2006, menemukan bahwa tikus cenderung mengangkat hidung pada keju daripada makanan lain karena baunya yang kuat. Penelitian ini juga mengatakan bahwa keju kemungkinan berbahaya bagi makhluk kecil seperti tikus.

Tikus adalah hewan yang oportunistik. Artinya, mereka tidak pilih-pilih makanan, bahkan sisa-sisa di tempat sampah sekalipun. Walau tidak ada keju, mereka masih bisa bertahan.

Nah, itulah mitos dan fakta seputar hewan yang perlu kamu ketahui. Mitos mana yang dulu sempat kamu percayai?

Kategori
Pets

Fakta Unik Pernapasan Hewan

Fakta Unik Pernapasan Hewan, Ada Ikan yang Bernapas dengan Paru-Paru

Fakta Unik Pernapasan Hewan – Ada berbagai jenis hewan, mulai dari mamalia, ikan, reptil, unggas, atau amfibi yang bisa hidup di darat dan air. Nah, kalau dilihat, amfibi adalah hewan yang unik, teman-teman, karena bisa hidup di dua keadaan yang berbeda, yaitu di darat dan air. Apakah kamu masih ingat macam-macam alat pernapasan yang dimiliki hewan?

Kemungkinan besar kamu bisa menyebutkan bahwa hewan mamalia bernapas dengan paru-paru, ikan dengan insang, serangga menggunakan trakea, dan sebagainya. Fakta-fakta sederhana itu sudah kita pelajari sejak sekolah dasar sehingga kamu pasti sudah mengetahuinya.

Tapi dunia hewan punya keanekaragaman yang selalu bisa mengejutkan kita. Ada banyak Daftar ID Poker 99 fakta unik soal sistem pernapasan hewan yang mungkin gak kamu sangka dan akan membuatmu kagum. Mau tahu apa saja? Ini dia fakta di antaranya.

Sejenis salamander bernapas hanya menggunakan kulitnya saja

Sementara pada hewan amfibi seperti katak dan salamander, pernapasan mereka biasanya menggunakan insang saat baru lahir dan berubah menjadi paru-paru saat sudah dewasa. Tapi salamander dari famili Plethodontidae memiliki keunikan tersendiri karena tidak memiliki paru-paru saat sudah dewasa.

Keunikan itu membuat salamander jenis ini biasa disebut salamander tak berparu-paru. Lalu mereka bernapas dengan apa? Dengan kulit dan membran mukus yang terletak di dalam mulut dan tenggorokannya. Dijelaskan laman Britannica, kulit salamander ini pun harus selalu basah supaya bisa menyerap oksigen.

Penyu loggerhead adalah hewan dengan kemampuan menahan napas terlama

Ada banyak lagi contoh hewan yang tidak mempunyai insang namun hidup di dalam air. Namun kebanyakan tidak bisa meniru cara yang dilakukan laba-laba air supaya bisa bernapas. Maka satu-satunya cara adalah mereka harus menahan napas saat sedang menyelam ke dalam air. Nah, hewan apakah yang mempunyai kemampuan menahan napas terlama?

Ternyata jawabannya adalah penyu loggerhead (Caretta caretta). Dilansir World Atlas, kura-kura ini mampu menyelam hingga lebih dari 10 jam! Mamalia pun ada yang mampu bertahan di dalam air hingga waktu lama, misalnya paus berparuh cuvier (Ziphius cavirostris) yang mampu menahan napas hingga dua jam lebih.

Banyak jenis ular hanya bernapas dengan satu paru-paru

Seperti mamalia, ular bernapas dengan paru-paru. Tapi paru-paru ular memiliki keunikan tersendiri. Kedua paru-paru ular punya posisi yang berbeda, yang satu lebih dekat kepala, yang lain lebih dekat ke ekor. Pada kebanyakan jenis ular, paru-paru yang berfungsi untuk bernapas hanya satu, yaitu yang lebih dekat ke kepala.

Sedangkan paru-paru yang satu lagi hanya berfungsi sebagai kantong udara. Kantong udara tersebut digunakan untuk bernapas pada saat ular sedang memangsa makanan yang besar, karena pada saat itu mereka tidak bisa menghirup oksigen dari luar. Sementara pada ular laut, kantong udara tersebut juga berfungsi untuk membantu mereka mengambang di air.

Itulah fakta unik tentang pernapasan hewan yang perlu kamu ketahui. Terbukti bahwa sistem pernapasan hewan sangat unik dan beranekaragam ya!

Kategori
Pets

Hewan Ini Ternyata Bisa Terbang

Jarang Mengudara, Hewan Ini Ternyata Bisa Terbang

Hewan Ini Ternyata Bisa Terbang – Apabila berbicara tentang hewan yang bisa terbang, maka secara langsung dalam pikiran akan tertuju pada sosok burung atau serangga bersayap lainnya. Saat melihat pesawat terbang, kita teringat dengan konsep hewan yang dapat terbang seperti berbagai jenis burung, serangga, dan kelelawar serta kedua sayapnya.

Sulit untuk membayangkan hewan seperti ikan, cumi, atau tupai yang dapat melayang di udara. Namun, alam memiliki caranya sendiri untuk mengejutkan manusia. Hewan-hewan dari zaman purba pun dapat berevolusi untuk Login Aplikasi IDN Poker menambah mekanisme pertahanan diri, salah satunya adalah terbang atau melayang di udara. Penasaran? Inilah hewan yang jarang terlihat terbang, namun nyatanya dapat mengudara.

Ular terbang (Chrysopelea)

Ular tidak memiliki kaki atau tangan, jadi jalan atau merangkak saja susah. Bagaimana bisa terbang? Nyatanya, penelitian dari University of Chicago pada 2005 mencatat bahwa ada jenis ular yang dapat terbang! Mereka adalah ular dari genus Chrysopelea, dan mendiami daerah Asia Selatan dan Tenggara.

Bagaimana caranya? Ular Chrysopelea yang tumbuh 90 sentimeter – 1,2 meter ini tidak terbang layaknya burung. Mereka memipihkan tubuhnya, membentuk huruf “C”, agar dapat melayang di udara layaknya gelombang secara horizontal sebelum mendarat secara vertikal. Penelitian tersebut menemukan bahwa ular Chrysopelea yang lebih kecil dapat terbang lebih jauh!

Cumi-cumi

Menyemprotkan tinta? Sudah biasa. Namun, tahukah kamu bahwa ada jenis cumi yang bisa terbang untuk menghindari predator? Cumi ini berasal dari famili Ommastrephidae yang terkenal bisa terbang. Cumi terbang dapat ditemukan di Samudra Pasifik, dekat Jepang, Tiongkok, hingga Vietnam.

Dilansir situs Phys pada 2013, para peneliti Jepang mengungkapkan bahwa cumi-cumi ini dapat terbang sejauh 30 meter dengan kecepatan 11,2 m/s, lebih cepat dari pelari pemenang 20 medali emas Olimpiade asal Jamaika, Usain Bolt! Para peneliti menjelaskan bahwa cumi-cumi ini meluncur keluar dari dalam air dan merentangkan sirip serta tentakelnya secara vertikal, sehingga mereka melayang di udara.

Ikan torani

Terkenal sebagai lambang stasiun TV Indosiar, ikan torani (Exocoetidae) adalah ikan yang terkenal bukan sebagai perenang yang cepat, melainkan sebagai ikan yang bisa melayang di atas air.

Ada sekitar 40 jenis ikan torani yang dapat meluncurkan dirinya dari dalam air dan melayang di udara hingga lebih dari 40 detik! Dengan sayap dan hentakan ekornya, ikan torani dapat meluncur hingga sejauh 400 meter di udara. Sering ditemukan di Samudra Hindia, Pasifik, dan Atlantik, ikan torani dapat meluncur hingga 20 meter/jam!

Dilansir BBC pada 2008, sebuah rekaman oleh stasiun NHK dari Pulau Yakushima, Jepang, memperlihatkan ikan torani yang terbang di udara selama 45 detik, mengalahkan rekor yang sebelumnya terlihat pada 1920 di AS! Para peneliti Jepang yakin rekor 45 detik tersebut takkan bisa dipecahkan, karena morfologi torani tidak memungkinkannya terbang lebih dari durasi tersebut.

Semut

Tidak bersayap, siapa kira semut bisa terbang? Bukan melayang atau terbang, semut-semut ini mengarahkan arah jatuhnya, sehingga seolah-olah terlihat seperti terbang. Fenomena semut terbang (Cephalotes atratus) dicatat oleh peneliti dari University of California pada 2005 di Hutan Amazon.

Karena hidup di pepohonan, jika semut terbang dari genus Cephalotes ini jatuh, mereka telah belajar untuk menemukan jalan pulang ke pohon melalui petunjuk visual. Para peneliti menemukan bahwa di udara, semut ini dapat berputar hingga 180 derajat! Namun, kemungkinan keberhasilan semut terbang sampai di tujuan hanya 85 persen.

Ikan pari mobula

Dijuluki sebagai “Pari Setan”, mobula terkenal dengan gaya berenangnya yang membuatnya terlihat seperti tengah terbang dari dalam air! Layaknya ikan pari umumnya, mobula yang sering terlihat di pesisir Meksiko ini memiliki sirip bak sayap yang besar.

Biasa berenang dalam kelompok, ikan pari yang adalah kerabat dekat hiu ini adalah perenang yang kuat yang menggunakan kekuatannya agar dapat mendorong diri keluar dari air, melakukan gerakan akrobatik seperti berputar-putar atau jungkir balik di udara, sebelum kembali ke dalam air. Rata-rata, mobula dapat keluar 2 meter dari permukaan air.

Para peneliti masih belum dapat menafsirkan perilaku aneh mobula yang berakrobat di atas air. Ini dikarenakan mobula adalah hewan pemalu, sehingga susah diteliti. Beberapa hipotesis menyatakan mobula melakukannya untuk menarik pasangan.

Bagi hewan-hewan ini, terbang adalah salah satu cara menghindari predator. Kalau tidak, mereka sudah menjadi sasaran empuk! Itulah hewan yang sering terlihat diam, namun ternyata dapat melayang di udara walaupun tanpa sayap. Dari hewan-hewan ini, manakah yang pernah kamu lihat aksinya?

Kategori
Pets

Pulau Indah di Dunia Ini Dikuasai oleh Hewan

Pulau Indah di Dunia Ini Dikuasai oleh Hewan, Tertarik Berkunjung?

Pulau Indah di Dunia Ini Dikuasai oleh Hewan – Bayangkan sebuah pulau dipenuhi babi. Tak hanya itu, babi-babi ini juga pandai berenang! Inilah Pig Island yang berada di Kepulauan Bahama. Sebuah pulau biasanya dihuni oleh manusia. Kalau bukan dijadikan tempat pemukiman, banyak dari pulau-pulau indah di Bumi dijadikan sebagai tempat wisata.

Beberapa di antaranya bahkan jadi pulau pribadi. Tapi meski manusia sudah berhasil menjejakkan kakinya di mana-mana, ternyata ada lho beberapa Poker IDNPlay Deposit Dana pulau tertentu yang tidak bisa kita tempati karena sudah dikuasai oleh makhluk lain.

Tenang, makhluk lain di sini bukan hantu kok, melainkan sekawanan hewan. Dilansir dari thetravel.com, berikut ini pulau indah di dunia yang dikuasai oleh hewan!

Big Major Cay, Bahama

Biasanya kita menemukan kawanan babi di hutan. Tapi di Big Major Cay yang ada di Bahama, para babi justru dibiarkan bebas berkeliaran di sekitar pantai. Menurut cerita yang beredar, babi-babi ini selamat dari kapal yang karam.

Ada juga yang bilang jika babi di Big Major Cay ini sengaja diturunkan oleh para pelaut di pulau ini. Big Major Cay sendiri sebenarnya tidak dihuni manusia.

Tapi buat kamu yang ingin berkunjung dan mendapat kesempatan untuk memberi makan babi-babi ini, kamu bisa menyewa perahu bersama rombongan.

Pulau Ōkunoshima, Jepang

Kalau kamu adalah salah satu orang yang sangat sayang dengan kelinci, maka wajib hukumnya buatmu untuk berkunjung ke Pulau Ōkunoshima di Jepang. Di pulau ini, ratusan kelinci berwarna hitam, putih, dan cokelat dibiarkan hidup bebas.

Kabar baiknya, para turis bisa pergi ke Pulau Ōkunoshima dan bermain dengan kelinci-kelinci ini. Meski menyenangkan, tapi kamu harus bersiap karena para kelinci ini sangat menyukai manusia. Mereka bahkan tidak ragu untuk mengerubungi manusia yang datang berkunjung.

Kauai, Kepulauan Hawaii

Jalan-jalan di Pulau Kauai, kamu akan sering bertemu dengan para penduduk lokal. Uniknya, penduduk lokal di sini bukan manusia, melainkan ayam. Memang sih, Pulau Kauai juga dihuni oleh manusia, tapi sejak tahun 1992, populasi ayam meningkat hingga jumlahnya mencapai ribuan.

Awalnya para ayam dibawa oleh orang-orang Polinesia untuk peliharaan sekaligus sumber makanan. Sayangnya, pada tahun 1992, Badai Iniki menerjang Kauai dan merusak kandang ayam. Gagal ditangkap, ayam-ayam ini kemudian berkeliaran bebas tanpa predator di sekitarnya. Alhasil, jumlah mereka meningkat dengan cepat.

Cayo Santiago, Puerto Rico

Sesuai dengan namanya, Cayo Santiago adalah sebuah pulau kecil di lepas pantai Puerto Rico yang dihuni oleh kawanan monyet rhesus asal India.

Beda dengan pulau lain, Cayo Santiago bukanlah pulau wisata melainkan pulau khusus untuk penelitian sejak tahun 1930. Karena fungsinya sebagai tempat penelitian primata, hanya ilmuan yang boleh masuk. Tapi tenang, kamu tetap bisa menyewa kayak dan mengamati monyet-monyet ini dari kejauhan.

Pulau Renaissance, Karibia

Menu sarapan yang dimasak langsung oleh chef profesional, dan bersantai di pinggir kolam menjadi beberapa fasilitas yang biasa ditawarkan oleh sebuah hotel. Tapi beda ceritanya, kalau kamu menginap di Renaissance Hotel, Karibia.

Selain sejumlah fasilitas yang biasa, hotel ini juga menawarkan jalan-jalan menyusuri pulau yang dihuni oleh kawanan burung flamingo berwarna pink. Bisa dibayangkan, betapa cantiknya saat burung-burung itu berjalan ke tepi laut berwarna biru.

Pulau Duiker, Afrika Selatan

Kata siapa Afrika cuma punya singa, jerapah, atau gajah? Tidak banyak yang tahu jika Benua Hitam ini merupakan rumah bagi sekawanan anjing laut. Di Afrika Selatan, terdapat sebuah pulau bernama Duiker yang jadi rumah bagi sekitar lima sampai delapan ribu anjing laut.

Sebenarnya, anjing laut sangat posesif terhadap wilayahnya sehingga kamu tidak bisa berdiri terlalu dekat dengan mereka. Sebagai gantinya, kamu bisa mencoba mengamati kawanan anjing laut dari perahu, atau yang paling menarik, kamu bisa berenang di sekitar Pulau Duiker.

Kalau beruntung, kamu bahkan bisa berenang berdekatan dengan para anjing laut yang sedang mencari ikan.

Pulau Assateague, Maryland

Kalau Afrika jadi rumah bagi anjing laut, maka Pulau Assateague menjadi rumah bagi para kuda liar. Menurut cerita, kuda-kuda ini datang ke Pulau Assateague pada abad ke 17, setelah kapal yang membawa mereka karam di lepas pantai perairan Virginia.

Sekarang, kuda-kuda liar ini sudah berkembang biak menjadi ratusan ekor. Buat kamu yang tertarik berkunjung, waktu terbaiknya adalah bulan Juli. Di bulan ini, para pengunjung bisa melihat ratusan kuda liar berenang melintasi Assateague Channel.

Ilha da Queimada Grande, Brasil

Dibandingkan pulau hewan lain, Pulau Ilha da Queimada Grande di Brasil adalah yang paling berbahaya. Pasalnya, pulau ini bukan dihuni oleh kuda apalagi ayam, melainkan ribuan ular. Yang lebih berbahaya, ular di pulau ini bukanlah ular biasa melainkan ular berbisa seperti Golden Lancehead Viper.

Karena keberadaan ribuan ular, Ilha da Queimada Grande tidak memiliki penghuni manusia, dan pengunjung pun dilarang menginjakkan kakinya di pulau ular ini. Kalau pun ada manusia, mereka adalah peneliti yang sudah mendapatkan izin khusus dari pemerintah Brasil.

Itu dia pulau indah di dunia yang dikuasai oleh hewan. Oh ya, pastikan kamu tidak mengunjungi Ilha da Queimada Grande ya!

Kategori
Pets

Hewan dengan Jumlah Migrasi Terbesar di Dunia

Libatkan Jutaan Ekor, Hewan dengan Jumlah Migrasi Terbesar di Dunia

Hewan dengan Jumlah Migrasi Terbesar di Dunia – Migrasi hewan terbesar di bumi masih terjadi di Maasai Mara, Kenya. Tetapi pandemi Corona membuatnya berbeda. Pindah rumah jadi sesuatu yang biasa bagi manusia. Tapi manusia bukan satu-satunya makhluk hidup yang suka pindah rumah.

Selain manusia, para hewan juga suka melakukan hal yang sama. Bahkan jika pun menetap, tidak jarang para hewan ini melakukan migrasi ke tempat lain setiap tahunnya. Sama seperti Poker IDNPlay Deposit Dana kebanyakan manusia, para hewan juga membawa seluruh anggota keluarganya pindah ketika melakukan migrasi ke tempat lain.

Nah, berikut ini hewan dengan jumlah migrasi terbesar di dunia!

Gajah

Sri Lanka merupakan tempat tinggal bagi populasi gajah terbesar di Asia. Dan sama seperti gajah di benua lainnya, gajah di Sri Lanka juga melakukan migrasi. Terhitung sekitar 300 gajah di seluruh wilayah Sri Lanka melakukan perjalanan menuju ke Taman Nasional Minneriya untuk mendapatkan pasokan makanan.

Bukan hanya untuk mendapat makanan, pertemuan yang dikenal dengan nama ‘The Gathering’ oleh para turis ini juga dimanfaatkan para gajah untuk bersosialisasi dan kawin. Biasanya migrasi dilakukan sebelum musim kemarau datang.

Para gajah akan tinggal di Minneriya dari bulan Juli dan pulang ke habitatnya masing-masing pada bulan Oktober.

Hiu paus

Ternyata bukan hanya hewan darat yang melakukan perjalanan jauh, hewan laut seperti hiu paus pun melakukan hal yang sama. Lebih dari 800 hiu paus memulai migrasi dari berbagai tempat di dunia pada akhir musim semi, dan menempuh perjalanan sepanjang 7.200 km menuju ke lepas pantai Pulau Holbox di pesisir utara Semenanjung Yucatan, Meksiko.

Di Semenanjung Yucatan para hiu paus berkumpul dan tinggal selama lima bulan dari Mei hingga September sebelum berenang kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing.

Kupu-kupu raja

Tidak semua hewan mampu bertahan di udara dingin. Ketika musim dingin tiba, para hewan ini lebih memilih untuk bermigrasi ke tempat yang lebih hangat. Pilihan yang sama juga dilakukan oleh kupu-kupu raja yang tinggal di wilayah Kanada dan Amerika Utara.

Sebanyak 300 juta kupu-kupu raja menempuh perjalanan sejauh 3.000 mil ke pegunungan Anguangeo dan Valle de Bravo di Meksiko yang memiliki suhu lebih hangat.

Penguin kaisar

Jika kebanyakan hewan pergi migrasi untuk menghindari cuaca dingin, maka penguin kaisar pergi migrasi untuk mencari lokasi yang tepat untuk menetaskan telur mereka. Biasanya migrasi penguin kaisar dimulai pada awal musim semi di bulan Februari. Pada bulan ini, sekitar 200 ribu pasang penguin akan pergi ke daratan di belahan Bumi bagian selatan.

Pada bulan Juni, para betina akan menetaskan telur sebelum pergi untuk mencari makan. Selama betina sibuk mencari makan, para pejantan akan mengerami telur di bawah kaki mereka selama 65 hari hingga menetas dan betina kembali. Penguin kaisar sendiri baru kembali ke Antartika pada awal musim panas bersama anak-anak mereka.

Rusa kutub besar

Setiap tahunnya terdapat 1,5 juta rusa kutub besar yang melakukan migrasi dari Taman Nasional Serengeti di Tanzania ke Cagar Alam Maasai Mara di Kenya untuk mendapatkan rumput hijau. Untuk menyaksikan pemandangan hebat ini, yang perlu kamu lakukan adalah berkunjung ke Kenya pada bulan Juli hingga Oktober.

Di bulan-bulan tersebut, kamu bisa menyaksikan puluhan ribu rusa kutub besar melintasi Sungai Mara yang penuh bahaya.

Kelelawar buah

Migrasi kelelawar buah merupakan salah satu migrasi hewan terbesar yang pernah ada. Setiap tahunnya ada lebih dari 10 juta kelelawar buah yang melakukan migrasi. Dimulai dari hutan hujan Kongo pada awal Oktober, para kelelawar terbang sejauh 2.000 km ke Taman Nasional Kasangka di Zambia untuk mendapatkan buah-buahan. Migrasi sendiri berlangsung selama 90 hari, dan berakhir pada bulan Desember.

Zebra

Sejauh ini, migrasi terbesar yang dilakukan oleh kawanan zebra terjadi di Botswana, di mana ada ribuan zebra melakukan perjalanan sejauh 1.000 km. Perjalanan dimulai dari Taman Nasional Chobe di Botswana Utara pada musim kemarau di bulan Juli menuju Taman Nasional Nxai Pan di bagian timur.

Dengan jarak 250 km, perjalanan Chobe-Nxai Pan sebenarnya hanya membutuhkan waktu 15 sampai 30 hari. Yang lama adalah perjalanan pulang dari Nxai Pan ke Chobe, karena kawanan zebra ini lebih memilih melewati jalur lain sejauh 800 km.

Burung bangau berleher hitam

Bisa dibilang, burung bangau leher hitam adalah salah satu hewan yang beruntung karena tinggal di tempat-tempat yang indah dunia. Burung bangau jenis ini menghabiskan musim panasnya di dataran tinggi Tibet di mana mereka berkembang biak.

Lalu ketika musim dingin segera tiba di akhir Oktober, lebih dari 300 ekor bangau ini memutuskan untuk mengungsi ke tempat yang hangat di Lembah Phobjikha, Bhutan.

See, ternyata bukan hanya manusia yang suka pindah rumah. Hewan-hewan ternyata juga melakukan hal yang sama setiap tahunnya!

Kategori
Pets

Hewan Terancam Punah Kini Sudah Kembali Pulih

Sulit Dipercaya, Hewan Terancam Punah Ini Kini Sudah Kembali Pulih

Hewan Terancam Punah Kini Sudah Kembali Pulih – Satu juta spesies hewan dan tumbuhan diperkirakan terancam punah di seluruh belahan dunia. Sekitar 40% spesies amfibi, 33% spesies mamalia laut, dan 14% spesies burung menghadapi ancaman kepunahan massal. Meningkatnya penggundulan hutan, perubahan iklim, dan perburuan liar, membuat banyak hewan berada dalam bahaya.

Akibatnya, ada banyak sekali hewan yang kemudian masuk dalam spesies terancam punah atau bahkan telah punah. Tapi, berkat dilarangnya perburuan terhadap hewan yang dilindungi dan kerja keras para konservasionis, beberapa hewan yang mulanya terancam punah bisa pulih kembali jumlahnya. Lalu apa sajakah hewan terancam punah yang saat ini sudah kembali pulih jumlahnya? Yuk, Login Aplikasi IDN Poker simak penjelasannya di bawah ini.

Kura-kura raksasa Española Galapagos

Kura-kura raksasa Española Galapagos dapat kembali lagi ke pulau asalnya Española kembali setelah upaya konservasi untuk memperkenalkan mereka kembali ke habitat aslinya terbukti berhasil pada tahun 2014. Mulanya, pada tahun 1960-an, hanya tersisa 15 ekor raksasa lembut ini akibat adanya perburuan berlebihan dan perpindahan oleh spesies invasif yang berdampak pada populasi kura-kura ini.

Akibatnya menurut laman Galapagos Conservacy, para ilmuwan kemudian memutuskan untuk menangkap kura-kura yang tersisa guna melindungi mereka dan membiakkannya di penangkaran. Kemudian, pada tahun 1975, ilmuwan melepaskan keturunan pertama kembali ke pulau Española. Para peneliti melaporkan bahwa mereka sekarang berhasil berkembang biak sendiri.

Manate

Pada tahun 70-an, manate atau lembu laut pernah masuk dalam spesies yang terancam punah, dan populasi mereka di Florida hanya mencapai ratusan. Kemudian, pada pada tahun 2017, ada lebih dari 6.000 manate liar di perairan Floridian, menurut laman USA Today.

Akan tetapi, hal ini justru membuat banyak orang khawatir jika pemerintah berhenti melindungi manate. Manate sendiri adalah mamalia laut bertubuh besar yang ramah dan bergerak lamban. Dulunya mereka sering ditangkap untuk diambil bagian tubuhnya dan sering mati karena tertabrak perahu motor.

Paus bungkuk

Pada tahun 1970, pemerintah AS mendaftarkan semua paus bungkuk sebagai hewan terancam punah akibat adanya kegiatan perburuan paus komersial yang mengakibatkan berkurangnya jumlah paus bungkuk secara drastis.

Kemudian, setelah tinjauan ilmiah terhadap 14 populasi paus bungkuk yang ditentukan secara geografis, National Ocean and Atmospheric Administration (NOAA) pada tahun 2016, mempublikasikan bahwa sembilan dari populasi paus bungkuk telah pulih dengan sangat baik sehingga tidak lagi memerlukan perlindungan di bawah US Endangered Species Act.

Meskipun demikian, mereka masih dilindungi Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut.

Panda

Status panda diturunkan dari terancam punah menjadi rentan pada tahun 2016, setelah melalui upaya terkonsentrasi untuk melestarikan habitat mereka selama bertahun-tahun. Sekarang ada 67 habitat di China yang didedikasikan untuk menyediakan tempat tinggal yang aman bagi panda.

Menurut Worldwide Wildlife Fund (WWF), pemulihan panda menunjukkan bahwa ketika sains, tujuan politik, dan keterlibatan komunitas lokal bersatu, ini dapat menyelamatkan satwa liar dan juga meningkatkan keanekaragaman hayati.

Aligator Amerika

Tingginya tingkat perburuan dan hilangnya habitat membuat orang-orang zaman dulu menganggap bahwa populasi aligator Amerika tidak mungkin pulih. Hewan dianggap terancam punah bahkan sebelum Endangered Species Act ditetapkan menjadi undang-undang.

Tetapi setelah bertahun-tahun upaya perlindungan dan konservasi, aligator Amerika dihapus dari daftar hewan terancam punah pada tahun 1987. Bahkan, saat ini populasi aligator Amerika telah pulih secara menyeluruh sehingga perburuan sudah kembali diizinkan.

Demikianlah beberapa hewan yang pernah terancam punah tapi dapat pulih kembali. Walaupun begitu, bukan berarti sekarang semua hewan ini aman dari ancaman kepunahan. Tetap jaga lingkungan dan cegah perburuan liar agar habitat dan keberadaan hewan-hewan ini tetap aman.

Kategori
Pets

Hewan Punya Peran Penting Menjaga Bumi

Harus Dijaga, Ini Hewan yang Punya Peran Penting dalam Menjaga Bumi

Hewan Punya Peran Penting Menjaga Bumi – Semua yang ada di muka bumi memiliki perannya masing-masing. Tidak ada satu pun makhluk yang diciptakan tanpa alasan. Keberadaan tiap makhluk diperlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Sebagai makhluk yang berakal, manusia dituntut untuk terus melakukan upaya guna menjaga kelangsungan hidup di Bumi.

Tetapi bagi hewan, menjaga Bumi sudah menjadi tugas sejak dulu dan setiap hari. Sebenarnya, ada banyak sekali poker deposit linkaja binatang yang memiliki jasa besar dalam menjaga Bumi, dan karenanya, sangat penting untuk menjaga populasi mereka. Inilah hewan-hewan yang memiliki peran penting dalam menjaga Bumi.

Berang-berang

Berang-berang pada mulanya dianggap sebagai hama dan pernah hampir punah di tahun 1800-an. Untungnya, saat ini jumlah berang-berang telah pulih kembali dan aktivis memperkenalkan kembali hewan-hewan tersebut ke bagian alam yang membutuhkan sedikit pengaturan.

Ternyata, perilaku menggerogoti dan membendung berang-berang memiliki banyak manfaat bagi Bumi, menurut laman The Atlantic. Hewan-hewan ini membantu mencegah banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan. Selain itu, berang-berang dapat mengatur saluran air yang sangat membantu ikan dan dapat menangkis beberapa efek perubahan iklim.

Hiu

Hiu mungkin dianggap sebagai predator yang menakutkan. Tetapi, di balik kesan menakutkan tersebut, hiu berperan dalam menjaga keseimbangan kehidupan samudra. Menurut laman Oceana, hiu memakan ikan yang lemah, tua, dan sakit, yang mencegah penyebaran penyakit di antara kehidupan laut.

Hiu juga membantu keanekaragaman hayati dan memperkuat lungkang gen. Efek ini baik ke organisme sederhana seperti alga, yang jika tidak dikendalikan dapat membuat perubahan yang menghancurkan di Bumi.

Gajah

Gajah adalah salah satu spesies hewan paling cerdas di Bumi. Hewan bertubuh besar ini tidak hanya memiliki emosi yang kuat, tetapi juga memainkan peran kunci dalam lingkungan. Dikutip dari laman Save The Elephants, gajah menggunakan taringnya untuk menggali air selama cuaca kering. Tindakan ini menyediakan air untuk hewan lain di habitat bersama mereka.

Gajah juga membuat celah di vegetasi hutan saat mereka makan, ini menciptakan ruang bagi tanaman baru untuk tumbuh dan bagi hewan yang lebih kecil untuk menemukan jalur baru melalui hutan.

Lebah

Earthwatch Institute menyatakan lebah sebagai spesies hidup terpenting bagi planet bumi. Tapi yang memprihatinkan, lebah termasuk dalam daftar spesies yang terancam punah saat ini.

Menurut laman Science Times, studi menunjukkan bahwa penurunan dramatis 90 persen populasi lebah dalam beberapa tahun terakhir. Penyebab utamanya adalah karena penggundulan hutan, penggunaan pestisida, atau kurangnya bunga.

Lebah termasuk makhluk terpenting di bumi karena 70 persen pertanian dunia bergantung secara eksklusif pada lebah. Tanpa kerja keras lebah dalam melakukan penyerbukan, banyak tanaman yang tidak akan bisa berkembang biak.

Untuk melindungi makhluk kecil yang berperan penting bagi tanaman ini, kita perlu segera melarang penggunaan pestisida, memantau kesehatan lebah dengan cermat, dan mempromosikan area pertanian yang sepenuhnya alami.

Kelelawar

Kelelawar dianggap sebagai makhluk yang menakutkan bagi sebagian orang, padahal kelelawar berperan penting dalam menyelamatkan Bumi. Hewan nokturnal ini sangat ahli dalam membunuh segala jenis serangga, dan makan hingga ratusan jam. Nafsu makan ini membantu mengendalikan populasi serangga dan melindungi tanaman, menurut laman VOA.

Kelelawar juga membantu dalam terobosan medis. Air liur mereka digunakan untuk membantu penderita stroke, sementara kemampuan ekolokasi mereka sedang dipelajari untuk membantu para tunanetra. Bat guano, yang didapat dari kotoran kelelawar memang memiliki bau yang busuk, tetapi bat guano adalah salah satu pupuk terbaik untuk menjaga tanaman agar terus berkembang.

Burung

Burung melakukan banyak hal untuk menjaga Bumi. Menurut laman One Green Planet, dari penyebaran benih hingga penyerbukan tanaman, semuanya dilakukan oleh burung. Burung juga membantu pengendalian hama serangga dengan memakan serangga kecil dan membantu aerasi tanah dengan cara menggali dengan cakar mereka. Burung juga berperan dalam pembusukan hutan dan bertindak sebagai bioindikator ekosistem.

Wah, ternyata hewan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan Bumi. Tidak bisa dibayangkan apa jadinya jika hewan-hewan ini lenyap dari muka Bumi. Untuk itu, yuk bantu jaga lingkungan agar hewan-hewan tidak punah dan dapat terus menjaga Bumi.

Kategori
Pets

Hewan Unik yang Hidup di Arab Saudi

Hewan Unik yang Hidup di Arab Saudi, Ada Rubah Terkecil di Dunia

Hewan Unik yang Hidup di Arab Saudi – Bicara masalah Hewan saya mau membahas yakni hewan yang jarang di jumpai di Negara Arab sementara di negara lain atau di negara kita misalnya amat sangat banyak jumlahnya. Arab Saudi adalah salah satu negara Timur Tengah yang paling terkenal di dunia.

Khususnya bagi umat Muslim, karena negara ini dikenal sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad serta tempat munculnya agama Islam. Selain itu, Arab Saudi juga punya pengaruh luar biasa bagi dunia dalam hal ekspor minyak bumi dan perkembangan ilmu pengetahuan di masa lampau.

Kamu mungkin sudah download aplikasi idnplay terbaru tahu cukup banyak tentang negara ini. Bahkan kamu atau keluargamu mungkin sudah pernah datang ke negara ini. Tapi bagaimana dengan kehidupan alam liar di negara ini? Arab Saudi juga memiliki berbagai jenis satwa yang menakjubkan lho. Ini dia hewan di antaranya.

Kucing pasir

Tak hanya rubah, di Arab Saudi juga kita bisa menemukan hewan keluarga kucing yang sangat imut, yaitu kucing pasir (Felis margarita). Dilansir Treehugger, kucing pasir adalah satu-satunya spesies keluarga kucing yang menghabiskan seluruh hidupnya di gurun pasir yang panas. Maka jangan remehkan mereka, meski tampak imut, kucing ini sangat tangguh lho!

Kucing pasir adalah salah satu spesies kucing terkecil, dengan panjang hanya sekitar 50 cm dan berat hingga 3,6 kg. Tapi mereka sanggup bertahan hidup tanpa minum hingga beberapa minggu. Telinganya yang besar memiliki fungsi mirip seperti rubah fennec, dan telapak kaki mereka ditutupi bulu tebal untuk menahan panas. Keren!

Babun hamadyra

Meski tak banyak terdapat hutan di Arab Saudi, negara ini juga dihuni oleh beberapa jenis primata. Salah satunya babun hamadyra (Papio hamadryas). Dilansir Animalia, babun ini tersebar di Etiopia, Somalia, hingga Yaman dan Arab Saudi, sehingga menjadi spesies babun dengan persebaran paling jauh ke utara.

Babun hamadyra tidak hidup di hutan. Habitat mereka berupa stepa dan padang rumput yang dekat sumber air. Mereka hidup berkelompok yang bisa berisi hingga ratusan individu. Mereka merupakan omnivor, dan menggunakan gigi taringnya yang bisa mencapai empat cm, babun ini sanggup memangsa reptil, burung, bahkan mamalia sebesar antelop.

Viper gurun bertanduk

Sementara reptil yang menghuni Arab Saudi adalah berbagai jenis kadal dan ular yang mampu hidup di kawasan gurun yang gersang. Contohnya adalah viper gurun bertanduk (Cerastes cerastes). Sesuai namanya, ular ini punya ciri khas berupa tanduk kecil yang terdapat di atas kepalanya. Ular ini berukuran sedang dengan panjang mencapai 85 cm.

Viper gurun bertanduk memiliki persebaran dari Afrika Utara hingga ke Timur Tengah. Berhabitat di gurun pasir, ular ini bergerak dengan cara menyamping supaya tidak tertimbun pasir dan tubuhnya tidak harus terus bersentuhan dengan permukaan pasir yang panas. Ular ini berbisa, namun habitat mereka yang ekstrem membuat kasus gigitan ular ini jarang terjadi.

Rubah fennec

Lucu banget ya rubah yang satu ini! Rubah fennec (Vulpes zerda) adalah spesies terkecil dari famili Canidae alias keluarga anjing. Melansir laman National Geographic, ukuran hewan ini hanya sekitar 40 cm, ditambah ekor sepanjang 30 cm. Sementara berat mereka hanya berkisar 1,5 kg saja.

Yang paling mencolok dari rubah fennec adalah telinganya yang sangat besar. Panjang telinganya mencapai 15 cm, alias hampir setengah panjang tubunya. Fungsi telinga besarnya itu adalah untuk mendinginkan tubuhnya di tengah kondisi gurun yang panas. Selain itu, telinga sebesar itu mempermudah mereka mencari mangsa yang bersembunyi di dalam pasir.

Hyrax bebatuan

Hyrax bebatuan (Procavia capensis) memiliki penampilan yang mirip seperti guinea pig, tapi mereka sebenarnya bukan hewan pengerat. Mereka juga bukan kerabat kelinci atau sejenisnya, tapi memiliki ordo tersendiri yang disebut Hyracoidea. Yang mengejutkan, hewan yang kekerabatannya paling dekat dengan mereka adalah gajah!

Sesuai namanya, hyrax bebatuan hidup di kawasan pegunungan berbatu mulai dari Afrika hingga ke kawasan Timur Tengah. Laman San Diego Zoo menyebut bahwa mereka hidup dalam koloni yang bisa berisi hingga 50 individu. Hyrax adalah herbivor, dan makanan mereka mencakup rumput, daun, dan buah-buahan.

Elang verreaux

Arab Saudi juga menjadi rumah menjadi banyak jenis burung. Salah satu burung paling menakjubkan yang bisa kita lihat di negara ini adalah elang verreaux (Aquila verreauxii). Elang ini sebenarnya memiliki teritori di Afrika bagian selatan dan timur. Tapi mereka juga bisa ditemukan di Arab Saudi dan Yaman.

Elang verreaux memiliki ukuran yang besar. Laman Oiseaux Birds menyebut bahwa panjang mereka mencapai 90 cm, bentang sayap 2 meter, dan berat hingga 5,8 kg. Pada musim kawin, elang verreaux jantan akan memamerkan atraksi terbang akrobatik untuk menarik perhatian betina. Mangsa favorit elang ini adalah hyrax bebatuan, tapi mereka juga makan kelinci, reptil, dan burung kecil.

Enam hewan di atas adalah beberapa contoh hewan unik yang hidup di Arab Saudi. Kalau beruntung, kamu mungkin bisa melihat mereka secara langsung saat berkunjung ke sana suatu hari nanti. Gimana, kamu tertarik?

Kategori
Pets

Hewan Unik yang Memiliki Janggut

Hewan Unik yang Memiliki Janggut, Termasuk Kadal Lho

Hewan Unik yang Memiliki Janggut – Hampir semua mamalia memiliki jenggot yang tertata rapi dalam baris dan kolom  di pipi mereka. Para ilmuwan telah memperlihatkan bahwa hewan laut seperti anjing laut dapat menggunakan janggut mereka untuk melacak arus air.

Jika kamu ditanya, hewan apa yang berjanggut? Kemungkinan besar yang langsung terlintas di benakmu adalah kambing. Itu memang benar, karena kambing terkenal sebagai hewan yang memiliki janggut. Beberapa jenis kambing bahkan memiliki janggut panjang yang tampak keren, misalnya download aplikasi idnplay terbaru markhor.

Tapi hewan yang memiliki janggut tentu bukan hanya kambing. Hewan berikut ini juga memiliki janggut, dan beberapa di antaranya mungkin sama sekali gak kamu sangka. Ini dia hewan tersebut.

Saki berjanggut

Primata lain yang berpenampilan unik karena berjanggut adalah saki berjanggut. Hewan ini terdiri dari 5 spesies yang tergabung dalam genus Chiropotes, dan semuanya memiliki ciri khas berupa janggut yang lebat dan membulat. Gambar di atas adalah foto salah satu spesies saki berjanggut, yaitu saki berjanggut punggung merah (Chiropotes chiropotes).

Selain janggutnya, penampilan monyet ini juga semakin unik karena rambut di kepalanya yang bergaya seperti belah tengah. Plus, mereka memiliki ekor yang panjang dan berambut lebat pula. Dilansir Britannica, semua spesies saki berjanggut hidup di Amerika Selatan.

Barbet berjanggut

Bahkan burung pun ada yang memiliki janggut, yaitu burung barbet berjanggut (Lybius dubius). Selain memiliki janggut, penampilan burung asal Afrika ini unik dengan leher pendek, kepala besar, dan ekor yang relatif pendek. Mereka adalah pemakan buah dan merupakan hewan yang berperan penting dalam persebaran biji-bijian.

Tamarin kaisar berjanggut

Tamarin kaisar berjanggut (Saguinus imperator subgrisescens) adalah subspesies dari tamarin kaisar, jenis primata unik yang hidup di Hutan Amazon. Sesuai namanya, tamarin ini memiliki janggut berwarna putih di dagunya. Mereka berbeda dengan subspesies tamarin kaisar yang satu lagi, yaitu tamarin kaisar berdagu hitam yang tidak memiliki janggut.

Tamarin ini berukuran panjang tubuh sekitar 25 cm ditambah ekor kira-kira 37 cm. Seperti bisa kamu lihat di gambar, yang lebih menonjol dari tamarin ini sebenarnya bukan janggutnya, tapi kumisnya. Konon, nama tamarin kaisar diberikan pada mereka karena kumisnya mirip dengan kumis Kaisar Willem II, kaisar Jerman pada tahun 1888-1918.

Babi berjanggut

Tak hanya primata, babi pun ada yang berjanggut. Babi berjanggut terdiri dari 2 spesies, yaitu babi berjanggut kalimantan (Sus barbatus) dan babi berjanggut palawan (Sus ahoenobarbus). Kedua jenis babi tersebut memiliki ciri berupa rambut lebat di atas moncong serta dagunya.

Babi berjanggut memiliki ukuran yang cukup besar. Panjangnya sekitar 1,6 meter dan berat hingga 150 kg. Namun menurut laman Animal Diversity sebenarnya mereka memiliki perawakan yang paling langsing di antara semua spesies babi. Oleh penduduk lokal, babi berjanggut sering dijadikan sumber makanan karena cukup mudah diburu.

Naga berjanggut

Terakhir, ada naga berjanggut, sejenis kadal yang tergabung dalam genus Pogona dan terdiri dari sekitar delapan spesies. Tak seperti hewan-hewan yang kita bahas tadi, kadal ini sebenarnya tidak memiliki janggut berupa rambut. Tapi mereka disebut naga berjanggut karena memiliki duri-duri kecil di dagunya yang seperti janggut.

Dilansir National Geographic, naga berjanggut terdistribusi di sebagian besar wilayah Australia. Meski disebut naga, kadal ini sebenarnya lembut dan bahkan sering dijadikan hewan peliharaan. Namun naga berjanggut jantan khususnya bisa bersikap agresif terhadap sesama pejantan karena mereka termasuk hewan yang teritorial.

Itulah hewan unik selain kambing yang memiliki janggut. Kalau menurutmu, yang mana yang penampilannya paling unik?